logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 05 Nopember 2004 PANTURA
Line

Jelang Lebaran, 1.160 RT dan RW Dapat Bantuan

TEGAL- Baru kali pertama, rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) di Kota Tegal mendapat bantuan operasional dari Pemkot. Namun karena teknis pemberian mendekati Lebaran, maka ada penerima bantuan yang khawatir adanya anggapan bantuan itu merupakan uang ketupat dari Pemkot.

Kabag Tata Pemerintahan Drs Didi Djanuardi melalui Kasubag Pemerintahan Drs Heru Setiawan mengatakan, karena jumlah RT dan RW banyak maka dilakukan pengaturan dalam pemberian bantuan itu. Kemarin RT/RW yang menerima bantuan yaitu dari Kecamatan Tegal Timur, menyusul dari Tegal Barat, Margadana, dan Tegal Selatan.

Meski sudah diatur, dalam penerimaan bantuan ada sedikit kesalahan. Itu karena sejumlah RT/RW dari Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan datang ke Pemkot untuk menerima bantuan. Padahal sesuai dengan kesepakatan, pencairan bantuan semestinya untuk RT/RW di wilayah Kecamatan Tegal Timur lebih dahulu.

Heru pun membenarkan hal tersebut. Setelah diteliti, kata dia, ternyata kesalahan itu terjadi karena Lurah Randugunting keliru memberitahu kepada RT/RW. ''Sebab semestinya RT/RW dari wilayah Kecamatan Tegal Selatan menerima bantuan pada Sabtu (6/11) mendatang,'' ujarnya.

Menurut Heru, jumlah RT dan RW di Kota Tegal 1.160. Tiap RT dan RW menerima bantuan yang sama besarnya, yakni Rp 200.000. Bantuan itu dihitung dalam setahun. Sebelumnya Pemkot juga baru memberikan bantuan kepada RT/RW, antara lain berupa buku administrasi yang meliputi data penduduk, surat pengantar, daftar keamanan lingkungan, dan notulen rapat. Selain itu RT/RW juga diberi bantuan stempel dan papan nama agar seragam.

Didi mengatakan, pemberian bantuan itu merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan pada saat wali kota mengadakan tatap muka dengan warga. Mereka manyampaikan harapannya agar RT/RW memperoleh honor. Namun karena RT/RW itu pekerja sosial, maka tak bisa diberi honor tetapi berupa bantuan. Soal penggunaan bantuan itu diserahkan ke masing-masing penerima.

Pemberian bantuan berjalan tertib. Setiap RT/RW yang mendapat panggilan, langsung menghadap. Begitu menerima uang, mereka kemudian membubuhkan stempel RT/RW yang sudah dibawa dari rumah.(aj-90s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA