logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 05 Nopember 2004 NASIONAL
Line

Didemo, Pemilihan Dekan Jalan Terus

SURABAYA - Puluhan mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel kembali menggelar demo di fakultasnya. Saat demo digelar di pintu masuk gedung fakultas tersebut, berlangsung proses pemilihan dekan.

Kelompok demonstran yang menuntut dilibatkan dalam pemilihan dekan menamakan diri kelompok Dewan Mahasiswa Oposisi IAIN (Demo). Dalam aksinya Kamis (4/11), mereka menuntut tiga hal, yakni pelibatan mahasiswa semester 1-4 dalam pemilihan dekan, penolakan kebijakan DO dan skors, dan pencabutan statuta. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Demo tak dapat masuk ke gedung Fakultas Tarbiyah, tempat pemilihan dekan berlangsung. Mereka tertahan di teras. Sebab, 12 personel satpam diperbantukan untuk menghalangi langkah demonstran masuk ke gedung fakultas.

Mereka hanya menyampaikan orasi dan menggelar beberapa poster dan spanduk bernada hujatan kepada pimpinan fakultas dan rektorat yang tak menolak hak pilih mereka. ''Demokrasi di Fakultas Tarbiyah telah dikebiri. Kalian kan mahasiswa, makanya demokrasi itu harus kita perjuangkan dan rebut,'' ungkap seorang mahasiswa saat berorasi.

Saat kelompok mahasiswa Demo menggelar aksi di teras gedung Fakultas Tarbiyah, di sekitar taman fakultas tersebut juga berlangsung demo yang dilakukan 50-an mahasiswa. Mereka juga mahasiswa Fakultas Tarbiyah. Mereka tergabung dalam kelompok Forum Mahasiswa Cinta Almamater (FMCA). Isi tuntutan mereka bertentangan dengan agenda kelompok Demo.

FMCA menuntut penegakan konstitusi di kampus, bersihkan kampus dari aksi premanisme dan anarkisme, serta tonjolkan kearifan dalam menyelesaikan persoalan. Kedua kelompok mahasiswa tak sampai terlibat bentrok.

Kemarin juga beredar selebaran yang ditandatangani Presiden BEM Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Muhammad Qois. Selebaran itu menyatakan BEM sangat menyesalkan aksi anarkisme di IAIN pada 21 Oktober lalu. Namun, BEM juga menolak pemberlakuan kebijakan DO dan skors bagi mahasiswa yang terlibat kerusuhan.

Mengenai tuntutan pencabutan statuta IAIN, Pembantu Rektor III IAIN Sunan Ampel Hamid Syarif menekankan, usulan tersebut tak mungkin langsung disetujui. Perlu pembahasan matang pada tingkat senat IAIN sebelum usulan tersebut diajukan ke Menteri Agama untuk dimintakan persetujuan. ''Ya, masukan ini nanti kami bahas di senat IAIN,'' janji Hamid Syarif.

Karyawan Petrokimia

Sekitar 150 karyawan PT Petrokimia Gresik (PT PG) kemarin petang juga menggelar demo di depan gedung Tridharma kompleks perusahaan tersebut. Mereka untuk menuntut manajemen perusahaan yang memproduksi pupuk tersebut menaikkan gaji. Aksi digelar setelah para karyawan shift pertama menyelesaikan tugasnya. Karena itu, demo ini tak mengganggu proses kerja di pabrik.

Koordinator aksi A Rifían E menyatakan, aksi digelar karena terpaksa. Menurutnya, gaji yang mereka terima dari perusahaan hanya mampu menutupi 60% kebutuhan mereka setiap bulan. (G14-83j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA