| Jumat, 05 Nopember 2004 | NASIONAL |
Pembuktian Van Nistelrooy
MANCHESTER - Ruud van Nistelrooy membuktikan dirinya tetap sebagai penyerang utama Manchester United (MU) ketika striker asal Belanda ini memborong empat gol untuk membawa klubnya menang 4-1 atas tamunya, Sparta Praha dalam lanjutan Liga Champions Eropa Grup D di Old Trafford, Kamis dini hari WIB kemarin. Berkat kemenangan ini "Setan Merah" mengemas delapan poin dari empat pertandingan. Mereka berada di posisi kedua di belakang Olympique Lyon yang telah memastikan diri lolos ke babak 16 besar. Peluang MU untuk mendampingi Lyon sangat besar. Sebab, dua pesaingnya, Fenerbahce baru mengumpulkan tiga poin, sedangkan Sparta (1 poin). Van Nistelrooy memberi respons pada permintaan manajernya, Alex Ferguosn, untuk lebih banyak mencetak gol. Ferguson sebelumnya meratapi pemborosan kekuatan lini depannya yang mahal menyusul kekalahan 0-2 dari Portsmouth pada Divisi Utama Liga Inggris, pekan lalu. Van Nistelrooy tak bermain pada saat dipermalukan Portsmouth, karena sedang menjalani hukuman gara-gara mengasari bek kiri Arsenal Ashley Cole. Bekas penyerang PSV Eindhoven itu tercatat sebagai salah satu dari empat pemain yang berhasil mencetak empat gol dalam satu pertandingan Liga Champions. "Rekornya luar biasa. Dia striker paling tenang yang pernah saya lihat di sini," kata Ferguson. Van Nistelrooy berhasil mencetak 35 gol dari 36 pertandingan Liga Champions bersama MU. "Dia tenang dalam penyelesaian, tak panik dan begitu cepat dengan kakinya. Semua striker bagus menikmati tahapan besar di sepak bola Eropa dan Ruud seperti itu juga," lanjut pelatih asal Skotlandia ini. Potong Bola Van Nistelrooy mencetak gol pertama pada menit ke-14 ketika dia memotong bola back pass dari bek Sparta Jiri Homola. Dia lalu membawa bola memutari kiper Jaromir Blazek dan menggelindingkannya ke gawang yang kosong. "Menurut saya, dia (Homola) tak memperkirakan saya di sana dan saya juga terkejut dia melepaskan bola itu," ujar Van Nistelrooy. Dia menggandakan keunggulan dengan tendangan penalti pada menit ke-25. Zelenka menipiskan ketinggalan tim tamu lewat gol pada menit ke-53. Namun striker berusia 28 tahun asal Belanda itu kembali mencetak gol. Dia memanfaatkan keuntungan dari kembalian melalui sundulan lemah ke penjaga gawang, kemudian mengulurkan kakinya untuk menjangkau bola dan melepaskan si kulit bundar di atas penjaga gawang Blazek. "Gol ketiga Ruud benar-benar mengakhiri perlawanan Sparta. Gol itu merupakan bagian penting bagi kami," kata Ferguson lagi. Van Nistelrooy menambah gol lagi dengan menyambut umpan silang Liam Miller dari jarak dekat dalam injury time. Keberhasilan ini membuat dia menjadi pemain pertama sejak striker AS Monaco Dado Prso membidik empat gol dalam satu pertandingan Liga Champions. "Ini pertandingan penting bagi kami. Bisa mencetak beberapa gol, itu sangat bagus," tegas Van Nistelrooy. Van Nistelrooy hanya mencetak dua gol pada Liga Primer musim ini, keduanya dari titik penalti. "Kami tak mengharapkan apa pun selain dari ketajaman yang dia perlihatkan malam ini," tutur Ferguson. Van Nistelrooy tak akan bermain pada pertandingan derby melawan Manchester City, Minggu lusa. Ketika timnya berduel dengan City, dia menjalani hukuman terakhirnya. Penyerang berhidung mancung ini sudah menghasilkan 122 gol selama empat tahun membela "Setan Merah". (rtr,A7-59) |