logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 05 Nopember 2004 INTERNASIONAL
Line

Di Roda Pesawat pun Jadilah

LOS ANGELES - Seorang pria Kanada, yang marah karena tidak memperoleh tiket pesawat ke Australia di Bandara Internasional Los Angeles, nekat menanggalkan semua pakaiannya, melompat melintasi tarmak, dan naik ke roda jet jumbo yang sedang berjalan, kata para petugas Rabu.

Pilot pesawat milik maskapai penerbangan Qantas Airways itu menghentikan pesawat. Pria tersebut dibujuk agar turun dari roda dan ditangkap karena melakukan pelanggaran, kata juru bicara bandara Nancy Castle.

''Ini merupakan sesuatu yang sangat berbahaya bagi dia. Jika dia terus berpegang kuat pada roda jauh itu sementara pesawat lepas landas dengan kecepatan 320 kilometer per jam, dia mungkin terjatuh dan bisa jadi tersedot mesin pesawat,'' jelasnya.

''Jika dia selamat dan tetap berada di roda ketika roda pendaratan ditarik kembali, dia mungkin hancur. Dan jika tidak, dia sangat mungkin membeku sampai mati selama penerbangan 15 1/2 jam dengan ketinggian 9.150 meter tanpa mengenakan pakaian.''

Pria tersebut, Neil Melly (31), berusaha membeli tiket sekali jalan Senin sore lalu, namun ditolak karena dia tidak memberikan kartu kredit yang masih berlaku, kata Castles.

Kemudian, dia berhasil memanjat pagar bandara, yang atasnya dipasangi tiga lapis kawat berduri, tanpa terluka sedikit pun. Dia ketahuan petugas saat ''berlari kencang dalam keadaan telanjang bulat'' ke arah pesawat.

Castles mengatakan pemeriksaan oleh pihak berwenang mendapati bahwa Melly dilaporkan hilang pada Royal Canadian Mounted Police, dan menderita gangguan bipoler, sejenis penyakit depresi.(rtr-niek-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA