logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 05 Nopember 2004 EKONOMI
Line

Bupati dan Wali Kota Bisa Pinjam ke Bank BPD

KEBUMEN-Pemerintah Provinsi Jateng saat ini tengah berkonsultasi dengan Menteri Keuangan dan Pemimpin Bank Indonesia (BI) Semarang agar pemerintah kabupaten dan kota bisa meminjam dana ke Bank BPD Jateng.

''Silakan bupati dan wali kota pinjam ke Bank BPD Jateng jika butuh uang. Bank jangan mempersulit asal tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,'' kata Gubernur Jateng H Mardiyanto saat meresmikan Kantor Bank BPD Jateng Cabang Kebumen di Jalan Pahlawan 177 Kebumen, kemarin.

Kegiatan itu dihadiri oleh Pemimpin BI Semarang Amril Arief, Direktur Utama Bank BPD Jateng Waluyo SH, dan Bupati Kebumen Rustriningsih. Usai peresmian Gubernur dipandu Pemimpin Bank BPD Jateng Cabang Kebumen Sugito Wonoboyo meninjau ruangan kantor baru.

Menurut Gubernur, asal untuk pembangunan daerah sebaiknya Bank BPD Jateng memberi kesempatan kepada bupati dan wali kota yang butuh dana. Apalagi gubernur serta bupati dan wali kota se-Jateng merupakan pemegang saham bank itu.

''Namun DPRD juga memberi andil sehingga harus dimintai persetujuan sebelum mengajukan pinjaman,'' jelasnya.

Saat ini, lanjut dia, komunikasi antara Pemerintah Provinsi dan DPRD Jateng sangat kondusif, termasuk di bidang ekonomi dan perbankan. Dukungan DPRD kepada Bank BPD Jateng bisa menjadi kekuatan pembangunan yang luar biasa di provinsi ini.

Sementara itu Pemimpin BI Semarang Amril Arief memprediksi kondisi perbankan di Jateng pada 2005 sangat cerah. Ada beberapa indikator politik dan ekonomi, misalnya terbentuk pemerintahan baru, tim kabinet yang profesional, dan kepercayaan internasional pulih.

''Kondisi makro tersebut juga berimplikasi terhadap sektor keuangan dan perbankan di Jateng. Dari beberapa indikator selama 2004 inflasi diperkirakan di bawah 7%,'' tuturnya.

Dia meminta bank umum mulai sekarang menjalin kemitraan dengan BPR dan BKK yang bisa menjangkau nasabah sampai lapis bawah atau pedesaan.

Sektor perekonomian di Jateng, lanjut dia, 90% dikuasai oleh usaha kecil menengah (UKM). Kemitraan antara bank umum dan BPR/BKK akan mendorong perekonomian daerah makin mantap.

Direktur Utama Bank BPD Jateng Waluyo menjelaskan pembangunan Kantor Cabang Kebumen menelan dana Rp 3,5 miliar.

Kantor baru tersebut diharapkan bisa meningkatkan kualitas pelayanan, serta kenyamanan dan keamanan bagi seluruh nasabah.(B3-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA