logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 03 Nopember 2004 OLAHRAGA
Line

Main Kompak, Menang 3-0

SEMARANG- PSIS Semarang mengalahkan Unnes 3-0 (1-0) dalam pertandingan uji coba di Stadion Jatidiri, Selasa sore kemarin. Gelandang Diallo Abdoulaye Djibril mecetak gol pembuka dalam kemenangan itu. Pemain asal Guenia ini mencetak gol pada menit ke-25. Dua gol lainnya dibuat oleh Khusnul Yaqien menit ke-65 dan Purwanto pada menit ke-85.

Permainan Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan terlihat solid. Kerja sama interlini maupun antarlini kompak. Namun, finishing touch mereka kurang terasah secara tajam. Beberapa peluang emas yang dimiliki tidak bisa dijadikan gol.

Paling tidak, Roberto Kwateh mempunyai 5 peluang emas, sedangkan Indriyanto dan M Irfan satu. Kegagalan mereka memanfaatkan peluang emas itu tidak lepas dari penampilan kiper Catur Adi yang cemerlang dalam menyelamatkan gawangnya.

''Penampilan anak-anak memang belum seperti yang diharapkan. Namun, mereka sudah mulai berani melakukan shooting ke gawang lawan. Jika kiper Unnes kurang bagus, kita bisa menang lebih dari tiga gol,'' ungkap Pelatih Herry Kiswanto seusai pertandingan.

Menghadapi Unnes yang merupakan klub anggota Divisi I PSIS, Herry ternyata tidak main-main. Mantan pelatih Persija Jakarta Pusat itu tetap menurunkan the winning team.

Komposisi pemain seperti saat menghadapi Persija dan Pelita Krakatau Steel lalu kembali digunakan. Bedanya, kiper I Komang Putra diganti dengan Agus Murod.

Susunan di blok pertahanan tetap sama, yaitu Fofee Camara, Idrus Gunawan, dan Riswandi. Lini tengah diisi oleh Esaiah Pello Benson, Abdoulaye Djibril, M Irfan, Lilik Suheri dan Heri Ismanto. Posisi lini depan tetap menjadi milik Indriyanto Nugroho dan Roberto Kwateh.

Variatif

Sejak menit pertama, pasukan Mahesa Jenar menguasai jalannya permainan. Serangan-serangan yang terencana sering merepotkan pertahanan lawan. Kerja sama dengan satu dua sentuhan terjalin rapi. Selain itu, serangan-serangan pun semakin variatif dari lini tengah, sekalipun masih sering terlihat lambat.

''Saya sudah tanya ke pemain masalah itu. Mereka mengaku lemas karena puasa. Jadi, permainannya sedikit lambat. Itu bisa kami pahami,'' ungkap Manajer Tim Yoyok Sukawi.

Serangan-serangan yang membabi buta ke pertahanan Unnes, baru berhasil pada menit ke 25. Lagi-lagi Djibril memecahkan kebuntuan dengan gol indahnya melalui tendangan dari luar kotak penalti.

Kiper Catur Adi yang berkali-kali menyelamatkan gawangnya dari gempuran Roberto Kwateh, tidak berdaya saat bola hasil tendangan Djibril melintas di atasnya. Catur gagal menghalau bola tersebut sehingga menggetarkan jalanya.

Pada babak kedua, Herry mengganti seluruh pemain sehingga komposisinya menjadi Basuki (kiper), Eko Purjianto (libero), Dwi Adi, Eko Prasetyo (stoper), Khair Rifo, Ricardo Bonavides, Bambang Harsoyo, Sasi Kirono dan Agung Setyabudi (lini tengah), Khusnul Yaqien dan Purwanto (striker).

Pergantian pemain tersebut tidak memengaruhi penampilan tim. Permainan PSIS tetap konsisten. Hasilnya, dua gol dicetak di babak kedua melalui Khusnul Yaqien pada menit ke-65 dan Purwanto pada menit ke-85. (H13-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA