logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 03 Nopember 2004 OLAHRAGA
Line

Tampil Tanpa Penonton Untungkan Roma

ROMA- Tim-tim lain yang tengah bertanding mungkin akan sangat berterima kasih jika para suporternya datang ke stadion untuk memberikan dukungan. Tetapi bagi AS Roma, setidaknya kali ini, duel tanpa penonton adalah sebuah kebahagiaan. Roma akan sangat senang bisa konsentrasi bermain tanpa harus repot menghadapi fans mereka yang tengah gusar, melawan tim Jerman Bayer Leverkusen di Stadion Olimpico, Kamis dinihari WIB nanti.

Penonton dilarang memasuki Stadion Olimpico karena sanksi yang dijatuhkan UEFA akibat keributan bulan lalu, yang membuat wasit Anders Frisk terkena lemparan koin dari penonton dalam pertandingan kandang lawan Dynamo Kiev. Dengan dimainkannya pertandingan di stadion kosong, mungkin akan menguntungkan Roma.

Kecewa atas penampilan tim ketika melawan Juventus tiga hari sebelumnya, para tifosi melemparkan telor ke arah bus tim dan mengejek para pemain dalam pemanasan. Bagian terbesar dari "Curva Sud" di mana pengikut garis keras mereka berkumpul, menolak merayakan gol pertama sebagai protes dan mengangkat spanduk yang meminta tim agar mereka seharusnya ikut Fabio Capello ke Juventus.

Setelah lima tahun bertugas, Capello meninggalkan Roma pada musim panas lalu untuk melatih Juventus dan membawa serta ke Turin pemain tengah asal Brasil, Emerson dan pemain belakang Prancis, Jonathan Zebina.

Sangat Sulit

"Saya mengerti perasaan suporter, tapi saya bisa menjamin bahwa bermain dalam situasi seperti ini amat sulit," kata Simone Perrota, yang diskors untuk pertandingan hari ini setelah dikeluarkan dari lapangan saat kalah 1-3 dalam tanding tandang lawan Leverkusen. Rekan satu timnya, Alberto Aquilani sepakat. "Benar-benar tidak mudah - kenyataan bahwa kita harus mendapat dukungan pada waktu sulit," kata pemain tengah berusia 20 tahun itu.

Roma harus menundukkan Leverkusen untuk melindungi peluang mereka yang sudah tipis menuju putaran penentuan, setelah kalah dalam semua ketiga pertandingan putaran pertama mereka. Leverkusen, Dynamo Kiev dan Real Madrid semuanya mengantongi nilai enam, sedangkan Roma melorot ke bagian bawah klasemen. Pelatih Roma, Luigi Del Neri sudah pasti kehilangan pemain belakang Christian Panucci, yang juga dikeluarkan dari lapangan dalam pertandingan di Jerman dua pekan lalu.

Leverkusen, yang di final Piala Champions 2002 lalu kalah dari Real Madrid, tidak diperkuat pemain belakang Jermaine Jones. Striker kelahiran Amerika itu mengalami cedera kaki ketika kalah 0-1 Sabtu di kandang lawan dari Borussia Dortmund. Mereka sudah bertanding tandang lawan Italia enam kali, hanya sekali menang, dua kali seri dan tiga kali kalah. Satu-satunya keberhasilan mereka capai pada putaran ketiga Piala UEFA 1999/2000 ketika menang 1-0 atas Udinese. Roma sudah menjamu Jerman sembilan kali, menang enam kali dan kalah tiga kali. (rtr,F3,ant-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA