| Rabu, 03 Nopember 2004 | OLAHRAGA |
Mourinho Akui Beratnya PersainganLONDON- Pelatih Chelsea, Jose Mourinho untuk pertama kalinya mengakui bahwa dia mungkin akan mengakhiri musim kompetisi ini tanpa meraih target utamanya - juara Liga Utama Inggris dan Liga Champions. Maestro asal Portugal itu, yang mengantarkan Porto sukses di liga domestik dan Liga Champions musim lalu, mengakui bahwa merebut kemenangan di Liga Inggris ternyata lebih sulit di mana ada Arsenal sebagai kekuatan mapan. "Merebut dua trofi dalam satu musim kompetisi sudah saya alami dua kali dua tahun lalu, tapi saya tidak berpikir akan terjadi untuk ketiga kali secara berturutan," kata Mourinho kepada Sky TV dari Moskwa di mana timnya menghadapi CSKA Moskwa dalam pertandingan Liga Champions, dinihari tadi. "Saya pikir lebih sulit meraih kemenangan di Inggris karena dua liga ini berbeda. Dalam dua musim kompetisi di Porto ketika kami merebut dua gelar, Piala UEFA dan Liga Champions, sangat mudah bagi kami untuk menjuarai liga domestik," katanya. "Pada awal pertandingan di Liga Portugal, kami memimpin dengan selisih poin yang banyak. Ketika Anda memimpin suatu kejuaraan dengan perbedaan 10, 12 atau 14 poin, Anda bisa mengganti banyak pemain dan melindungi mereka. Di Inggris, hal itu berbeda karena setiap tim bisa mencuri poin dari tim-tim besar. Itu membuat sesuatu hal menjadi lebih rumit," katanya. Mourinho mengatakan, sinyal di Liga Utama Inggris saat ini adalah akan ada pertarungan besar untuk memperebutkan gelar juara dan hingga akhir musim kompetisi, akan ada pertanyaan besar siapa yang akan menjadi juara. "Tetapi saya pikir Arsenal adalah tim yang sudah bertahun-tahun berada di papan atas dan level mereka masih lebih tinggi dibandingkan kami," ucapnya. Mourinho datang ke Chelsea menggantikan Claudio Ranieri yang diberhentikan awal musim ini. Bos Chelsea Roman Abramovich berharap, di bawah Mourinho belanja pemain gila-gilaan yang dilakukannya tidak menjadi mubazir. Abramovich telah merogoh kocek lebih dari Rp 1,2 triliun hanya untuk mengumpulkan pemain-pemain top ke Stamford Bridge, tetapi gelar juara yang diharapkannya tiba tahun lalu tak terwujud. ''Kami akan bersaing ketat sampai akhir musim ini, tapi siapapun tak akan mudah menilai siapa yang terbaik di antara kami. Saat ini, antara Chelsea dan Arsenal hanya dibedakan oleh sedikit gol, tapi satu-dua pekan mendatang segalanya bisa berubah. Saya ingin juara, tapi untuk itu kami harus bekerja sangat keras,'' tandasnya. (rtr,F3,ant-77) |