logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 03 Nopember 2004 OLAHRAGA
Line

Jateng Tuan Rumah Kejurnas Biliar 2005

SEMARANG - Jawa Tengah dipastikan menjadi tuan rumah kejurnas biliar 2005 yang dilangsungkan pada 18 - 24 November di Side Pocket Semarang. Sebab, Jateng dinilai lebih siap dibanding dengan daerah lain. Kepastian tersebut didapat dalam Rakernas PB POBSI September lalu di Palembang yang dihadiri oleh 32 Pengda seluruh Indonesia.

''Pengda Jateng dinilai yang paling siap menggelar kejurnas. Karena itu, dalam Rakernas lalu memutuskan pembatalan Sumatera Utara sebagai tuan rumah kejurnas dan menunjuk Jateng untuk menggelar kejurnas,'' ungkap Ketua Pengda POBSI Jateng Tutuk Kurniawan.

Menurutnya, kejurnas tersebut wajib diikuti oleh seluruh daerah di Indonesia. Setiap Pengda mengirim atletnya minimal 8 orang dan maksimal 12 orang. Praktis, persaingan di kejurnas tersebut akan sangat ketat karena diikuti pebiliar-pebiliar tangguh nasional. Bahkan, pebiliar Jateng M Junarto yang September lalu menjuarai Brunei Open, juga akan ambil bagian dalam kejurnas itu setelah tidak diperbolehkan berlaga di PON XVI Palembang lalu.

''Berbeda dari kejurnas-kejurnas sebelumnya, kai ini wajib diikuti oleh Pengda. Bagi yang tidak ikut kejurnas, sepertinya tidak akan diperbolehkan ikut di PON XVII mendatang,'' terangnya.

Sebagai tuan rumah, Jateng bertekad meraih prestasi terbaik. Karena itu, para pebiliar andalan Jateng pun terus dilatih secara intensif di arena biliar milik pengda, yaitu Side Pocket, minimal delapan jam sehari. Sebagai instruktur atau pelatih adalah M Junarto yang menjuarai biliar antarmaster di Jakarta belum lama ini.

Rico Dick

Untuk meningkatkan kemampuan pebiliar dan pelatih di Jateng, Pengda bekerja sama dengan A Mild akan mendatangkan juara dunia dan Eropa Rico Dick, 25 November mendatang. Rico akan memberikan klinik kepelatihan kepada pelatih dan teknik-teknik bermain biliar yang benar kepada pebiliar Jateng.

Prestasi yang pernah diraih pebiliar asal Belanda kelahiran 22 Oktober 1975 itu antara lain adalah juara bola sembilan Eropa tahun 2001, 10 kali juara Belanda, dan juara Eropa beregu. Selain jago biliar, Rico juga seorang penyanyi dan gitaris di grup band Amigdela.

Rencananya, di Semarang Rico akan ditandingkan dengan M Junarto yang juga menjadi juara dunia saat berlaga di Brunei Open lalu. Pertandingan eksebisi tersebut diperkirakan bakal seru dan menarik. Bahkan, dapat dijadikan pembelajaran bagi pebiliar-pebiliar Jateng. ''Kami berharap kehadiran Rico Dick bisa semakin memasyarakatkan olah raga biliar di Jateng. Dengan begitu, akan muncul pebiliar-pebiliar muda yang potensial untuk mendukung Jateng di tahun mendatang,'' katanya. (H13-57)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA