| Rabu, 03 Nopember 2004 | OLAHRAGA |
Yon Harus Bersaing dengan Atlet Vietnam dan SingapuraSEMARANG - Petenis meja putra andalan Jawa Tengah harus bersaing ketat dengan atlet dari Vietnam dan Singapura di kejuaraan tenis meja SEATTA (Asosiasi Tenis Meja Asia Tenggara) yang dijadwalkan berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam, 18-22 November 2004. Kakak kandung Yon, Anton Suseno yang dihubungi dari Semarang, Selasa, mengatakan, petenis kedua negara, terutama Singapura dipastikan diperkuat petenis meja asal Cina, yang merupakan gudangnya atlet tenis meja dunia. "Kita lihat saja pada SEA Games 2003 Vietnam, petenis meja kedua negara itu sangat mendominasi. Saya lihat peluang Yon untuk nomor tunggal putra sangat berat," katanya. Hal ini diungkapkan mantan petenis meja nasional itu berkaitan dengan lolosnya Yon Mardiono dalam seleksi nasional (seleknas) di Musi Banyuasin beberapa waktu lalu. Pada seleksi tersebut, Yon berada di peringkat ketiga nasional. Dengan keberhasilan ini, Yon bersama dengan M Husein, David Jakobs berhak mewakili Indonesia tampil di SEATTA mendatang. Pada even yang sama tahun 2003, di nomor tunggal putra, Yon berada di peringkat keempat, sedangkan di nomor ganda putra berpasangan dengan petenis meja DKI Jakarta, David Jakobs berhasil keluar sebagai juara. Sementara itu Komisi pelatih Pengda PTMSI Jateng Dustamat Jayawiguna mengatakan, lolosnya Yon tampil di SEATTA ini merupakan sesuatu yang menggembirakan karena sebelumnya atlet tersebut sempat menolak masuk Pelatnas. Penolakan ini berkaitan dengan rencana pernikahan Yon Mardiono di Surabaya tanggal 11 November 2004, sehingga libur dua hari ini dimanfaatkan petenis meja itu untuk mempersiapkan proses pernikahannya. (ant-57) |