| Rabu, 03 Nopember 2004 | NASIONAL |
Rp 100 M untuk Jalan Tol Semarang-Solo DisorotSEMARANG- Penyertaan modal pembangunan jalan tol Semarang-Solo senilai Rp 100 miliar mendapat sorotan dari anggota DPRD Jateng. Anggota Panitia Anggaran DPRD Jateng Ali Mansyur HD mengungkapkan, basic design jalan tersebut sampai sekarang belum kelar. Bahkan, diperkirakan Desember mendatang baru bisa diselesaikan. ''Penyertaan modal cukup besar itu sudah semestinya mendapat perhatian,'' kata Ali Mansyur, kemarin. Dia mengungkapkan hal itu setelah mencermati Nota Keuangan RAPBD Jateng 2005 yang disampaikan Gubernur Mardiyanto beberapa waktu lalu. Ali Mansyur yang juga Wakil Ketua FKB DPRD Jateng itu mengungkapkan pula, selain basic design belum selesai, hingga kini belum ada investor yang memastikan akan menangani proyek tersebut. ''Bahkan, juga belum ada kesepakatan atau memorandum of understanding (MoU) antara Pemprov Jateng, PT Jasa Marga (pengelola), dan Pemerintah Kabupaten yang terkena proyek pembangunan jalan tol tersebut,'' ungkapnya. Dia memandang ketiga institusi tersebut yang bertanggung jawab dalam proyek pembangunan jalan tol. Setelah ada Mou, paling tidak sudah ada komitmen untuk menyelesaikan proyek itu, termasuk persoalan-persoalan lainnya. ''Akan tetapi, kalau MoU saja belum ada, mengapa sudah melakukan pernyertaan modal kepada investor Rp 100 miliar,'' tandasnya. Dia berpendapat, Gubernur semestinya bisa memberikan penjelasan lebih detail menyangkut persentase pernyertaan modal itu dari total anggaran yang dibutuhkan. Dengan demikian, persoalan itu bisa menjadi lebih jelas dan transparan. (G1-83t) |