logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 03 Nopember 2004 KEDU & DIY
Line

Ny Waginah Raih Hadiah Rp 100 Juta

GOMBONG - Jangan sepelekan mimpi. Ungkapan itu rupanya pas untuk menggambarkan nasib mujur yang dialami Ny Waginah (60), buruh rongsok asal Desa Semanding RT 04/I Kecamatan Gombong, Kebumen.

Siang itu senyumnya terus mengembang. Sebab, ia baru saja menerima hadiah dari program Pesona Taplus BNI Rp 100 juta. Secara simbolis, hadiah diserahkan Pgs Pemimpin Cabang Bank BNI Kebumen Achmad Zumri SE didampingi Pemimpin Cabang Pembantu (Capem) Gombong Bambang Supriyadi SE.

Sejumlah nasabah yang hari itu tengah berdesakan antre di bank tersebut siang itu pun tertuju ke wanita berbadan gemuk ini. Ny Waginah mengaku, selama ini hidupnya pas-pasan karena suaminya hanya buruh rongsok.

Guna menopang kehidupannya, sehari-hari wanita itu nyambi membuat kepang atau anyaman dari bambu. Namun wanita itu tergolong rajin menabung. Sejak sepuluh tahun lalu, ia telah menabung di Bank BNI Gombong. Meski buta huruf, ia kerap datang ke bank di Jl Yos Sudarso itu. Apalagi kini dua anaknya menjadi TKW di Hong Kong dan kadang mengirim uang.

''Bila ambil uang atau ngecek, saya pakai cap jempol dan saya pasrahkan ke Pak Bambang (pemimpin Capem),'' ucap ibu empat anak itu. Pada saat meraih hadiah itu, saldo tabungannya Rp 5 juta.

Dapat Ayam

Menurut Ny Waginah, berhubung tempat tinggalnya berhimpitan dengan tetangga dan dindingnya dari anyaman kepang, ia berobsesi memindah rumah atau membeli tanah. Namun keinginan itu selama ini sebatas angan-angan.

Hanya, sekitar sepekan yang lalu, wanita itu mimpi agak aneh. Awalnya, ia tak menghiraukan mimpinya. Malam itu, ia ditemani dua anaknya seperti tengah berjalan ke daerah Sempor di utara kota Gombong.

Sesampai di tempat familinya, ia seperti menjumpai tiga ekor ayam jantan. Dari tiga ekor ayam itu, dua ekor badannya kerempeng dan satu gemuk. Tanpa pikir panjang, ia mendekap ayam yang gemuk. Sedangkan dua lainnya ia lepaskan.

Ia lalu terbangun dan tak pernah menceritakan ihwal mimpinya kepada keluarganya. Namun sehari kemudian, dia didatangi Pemimpin Capem Gombong Bambang Supriyadi.

''Saya kaget dan setengah tak percaya ketika diberitahu mendapat hadiah Rp 100 juta,''ucap Waginah dengan mimik tenang. Ia berencana, sebagian hadiah itu setelah dipotong pajak, akan dipakai membeli pekarangan yang agak luas.(B3-76)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA