| Rabu, 03 Nopember 2004 | BANYUMAS |
eling elingPWI Tidak Minta THR ke PejabatPURWOKERTO-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Banyumas menyatakan tidak pernah mengeluarkan kebijakan atau membuat edaran mengenai daftar nama puluhan wartawan untuk meminta THR kepada pejabat atau pengusaha di wilayah eks Karesidenan Banyumas. Penegasan tersebut kemarin disampaikan Plh Ketua PWI Banyumas Chaerudin Islam dalam siaran persnya menanggapi isu yang bersumber dari SMS di sebuah media massa yang menuding organisasi tersebut. ''Sampai hari ini kami tidak pernah membuat edaran atau menjual puluhan nama wartawan anggota PWI untuk meminta THR. Kami juga sudah mengantongi identitas pengirim SMS tersebut. Kalau ada pejabat/pengusaha yang merasa menerima daftar itu bisa melapor kepada polisi. Sebab, itu termasuk tindak pidana pemerasan,'' tandas Chaerudin. (G22-20e) "Sampurna Foto" Kebobolan PURWOKERTO - Kawanan maling berpenampilan perlente menggasak sebuah scaner fotokopi merek Canon milik Sampurna Foto Jl Jend Sudirman Purwokerto kemarin. ''Scaner saya hilang dicuri orang,'' kata Drs Hananto Prasetyo SH, pemilik toko itu. Siang itu datang lima lelaki berpenampilan perlente membawa HP. Mereka mengaku akan membeli pigura, tapi batal. Saat pegawai menunjukkan pigura yang dipajang, anggota kawanan itu mencopot scaner dari dekat mesin fotokopi. Hananto menderita kerugian Rp 1 juta. Dia mengingatkan pemilik toko agar berhati-hati jika didatangi orang-orang perlente dan menawar barang. (in-20e) RC Hapsari Santuni Panti Jompo PURWOKERTO-Rotary Club (RC) Purwokerto Hapsari mengadakan bakti sosial dalam Ramadan 1425. Yaitu, menyantuni 60 orang lanjut usia di Yayasan Swadaya Remaja dan Lanjut Usia di Kelurahan Kober serta berbuka puasa bersama 50 tukang becak di gedung International College Purwokerto. Demikian keterangan Presiden RC Purwokerto Hapsari Deviarti, kemarin. (bd-20e) |