| Selasa, 02 Nopember 2004 | EKONOMI |
sekilas ekonomiPendapatan Kalbe Farma Tumbuh 22%JAKARTA-PT Kalbe Farma membukukan pendapatan Rp 2,55 triliun selama sembilan bulan pertama 2004 atau tumbuh 22% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Direktur perusahaan farmasi itu, Vijongtius, mengatakan secara keseluruhan kinerja lebih baik daripada tahun lalu. Laba usaha, misalnya, mencapai Rp 610 miliar dan rasio laba usaha terhadap pendapatan naik 22% tahun lalu menjadi 24%. ''Kinerja akhir berupa laba bersih mencapai Rp 334 miliar atau naik 20% dibandingkan dengan periode waktu yang sama tahun lalu,'' jelasnya, kemarin. Pertumbuhan kinerja di atas rata-rata pasar farmasi itu tidak terlepas dari keberhasilan beberapa produk baru untuk segmen over the counter (OTC) atau obat bebas yang mencakup makanan dan minuman kesehatan, serta produk obat resep.(ant-53) Petani Khawatir Ulat Grayak MALANG-Petani bawang merah di Kota Batu khawatir tanamannya terancam serangan ulat grayak. Hama itu muncul pada musim tanam dan menyerang tanaman yang masih muda atau umur 35-50 hari melalui daun. ''Ulat itu telah merambah areal tanaman bawang merah seluas 3,5 ha, sebagian besar terletak di Giripurno, Kecamatan Bumiaji,'' kata Ir Kadir, Kepala Dinas Pertanian Pemerintah Kota Batu,kemarin. Luas keseluruhan tanaman bawang merah di Batu sekitar 65 ha. Jika tidak segera ditangani maka dikhawatirkan hama tersebut akan cepat merambat ke areal lainnya. Apalagi hingga kini belum ada formula pestisida yang fektif untuk menanggulangi. Para petani telah diminta mengendalikan hama itu secara konvensional. Di antaranya melalui sanitasi lahan, mematikan hama dengan dipencet, rotasi tanaman, serta pengadaan tanaman adas pulosari yang merupakan pengganggu hama.(jo-53) |