| Selasa, 02 Nopember 2004 | EKONOMI |
Pusat Perbelanjaan Tambah Stok BarangSEMARANG-Mendekati Lebaran pusat-pusat perbelanjaan menambah stok barang, khususnya pakaian hingga tiga kali lipat dari biasa. Mereka juga berlomba-lomba menarik minat calon pembeli lewat tawaran diskon hingga 70%. ''Rata-rata penambahan pasokan produk fashion atau pakaian di gerai kami sebesar 300%,'' kata Drs Sotya Nuswo Pradopo, Store Manager Matahari Departement Store Simpanglima, kemarin. Menurut dia, penjualan pakaian melonjak pada masa Lebaran yang merupakan peak atau saat puncak. Pusat perbelanjaan yang terletak di pusat Kota Semarang itu mengharapkan peningkatan penjualan 20% sampai 30%. ''Nominalnya belum bisa kami sebutkan, tetapi produk yang banyak dicari adalah pakaian anak-anak dan private label atau pakaian merek eksklusif, misalnya Nevada dan Little M,'' tuturnya. Masa puncak belanja, lanjut dia, biasa terjadi mulai awal pekan kedua bulan puasa hingga menjelang Lebaran. Sehubungan dengan itu, pihaknya merespons dengan membuka toko hingga pukul 22.00. Selain itu, menambah tenaga kasir hingga empat kali lipat dari hari-hari biasa. ''Pembenahan toko juga dilakukan, terutama penampilan dan mesin pendingin. Diharapkan konsumen bisa berbelanja lebih nyaman meski agak berjubel,'' ujarnya. Drs Tri Budi Susanto, Divisi Promotion Coordinator Pasaraya Sri Ratu Jalan Pemuda Semarang menegaskan masa Lebaran memang menjadi saat panen bagi pusat perbelanjaan. Untuk menarik lebih banyak pengunjung pihaknya menggelar berbagai program. Salah satunya adalah belanja berhadiah mobil Honda Jazz. ''Sejak memasuki Ramadan hingga hari ke-15 sudah ada kenaikan pengunjung dan omzet penjualan 10% hingga 12% dari sebelumnya,'' ujarnya. Disesuaikan Ia memperkirakan masa puncak terjadi dua pekan menjelang Lebaran. Pada waktu itu omzet dan pengunjung akan meningkat hingga 25%. Sebagai antisipasi, pihaknya menambah pasokan baik kebutuhan pokok maupun pakaian hingga 30% dari hari-hari normal. ''Pasokan akan terus disesuaikan dengan kebutuhan konsumen, karena stok yang kami miliki saat ini diperkirakan masih cukup,'' jelasnya. Menurut dia, persaingan harga yang terjadi di antara pusat-pusat perbelanjaan cukup wajar dan kompetitif. Diskon tidak bisa dikesampingkan. ''Justru itu yang bisa menarik pengunjung untuk datang dan mempertimbangkan membeli produk-produk yang kami tawarkan," ungkapnya. Untuk menggenjot penjualan, selain menawarkan diskon 20% hingga 70%, pihaknya menggelar bazar sandang pangan di lantai I. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kata dia, penjualan tertinggi terjadi pada dua hari menjelang Lebaran. Sama dengan Matahari dan Sri Ratu, Ramayana Robinson tidak mau ketinggalan menawarkan diskon hingga 70%. Salah seorang staf promosi menuturkan pihaknya menambah jumlah item produk pakaian minimal tiga kali lipat dibandingkan dengan bulan-bulan biasa. ''Namun beberapa produk yang diperkirakan laku cukup keras ada penambahan jumlah lima hingga enam kali lipat,'' katanya. (G2-53) |