logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 01 Nopember 2004 SALA
Line

Ojo Lali

Darmo Ngadimin Gantung Diri

BOYOLALI - Darmo Ngadimin (59), warga Dukuh Kalongan, Desa/Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jumat lalu sekitar pukul 07.00 nekat menggantung diri di loning jembatan desa setempat. Belum diketahui penyebab tindakan nekat tersebut.

Korban diketahui oleh seorang warga yang hendak pergi ke sungai. Dari kejauhan, warga itu melihat sesosok manusia bergantung di jembatan. Korban menggunakan tali plastik, yang diikatkan kepada leher dan dihubungkan dengan loning jembatan. (shj-20a)

Syafrudin Kepala Depag

BOYOLALI - Kepala Kantor Departamen Agama (Depag) Kabupaten Boyolali, Sabtu lalu diserahterimakan dari Drs H Amir kepada penggantinya, Syafrudin MPdI. Pejabat lama selanjutnya diangkat sebagai Pengawas Sekolah Pendidikan Agama Islam Tingkat SLTP/SMA di lingkungan Kantor Departamen Agama Boyolali. Pejabat baru, sebelumnya menjadi Kepala Seksi Urusan Agama Islam Depag Boyolali. Serah terima berlangsung di aula pendapa kabupaten. (shj-20a)

Pasar Murah Ramadan

SUKOHARJO - Memperingati bulan suci Ramadan, Taman Kanak-kanak dan Kelompok Bermain (TK-KB) Al Azhar 28, Solo Baru, menggelar pasar murah, Sabtu lalu. Menurut Kepala Sekolah Dra Suhartini NS, kegiatan tersebut merupakan upaya pembelajaran kepada anak didik untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah SWT.

''Selain itu, juga sebagai upaya melatih dan menanamkan kepedulian atau simpati kepada keadaan orang lain yang membutuhkan bantuan,'' katanya. (G10-20a)

UKMI Univet Gelar RIC

SUKOHARJO - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKMI) Univet Bantara Sukoharjo, akan menggelar basar buku Islami di auditorium kampus setempat, Senin (1/11) ini. Ketua pelaksana, Joko Santosa mengatakan, kegiatan itu merupakan rangkaian kegiatan Ramadan in Campus (RIC). Selain untuk mengisi bulan suci, juga bertujuan untuk meningkatkan iman, ilmu, dan amal, serta menjalin ukhuwah Islamiyah.

''Minggu mendatang akan diadakan lomba TPA/TPQ se- Sukoharjo. Lomba itu antara lain berupa lomba membaca Alquran, lomba cerdas cermat Islam, serta lomba drama Islam. (G10-20a)

Petani Tertabrak KA Logawa

KLATEN - Ny Sakini (62), warga Desa Tangkisanpos, Kecamatan Jogonalan, Klaten, tewas mengenaskan setelah tertabrak kerata api (KA) Logawa di pintu lintasan KA Desa Tangkisanpos, Jumat (29/10) pukul 15.00.

Menurut keterangan yang dikumpulkan, saat itu korban dalam perjalanan dari rumahnya menuju Desa Titang mengendarai sepeda angin. Ketika lewat di atas rel, tiba-tiba datang KA Logawa dari arah Solo menuju Yogya. Akibatnya, korban tertabrak hingga tewas seketika. Menurut Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Polres Klaten, Aiptu Suryanto, polisi menduga korban kurang hati-hati, tidak menengok kiri-kanan ketika akan menyeberang rel, sehingga dia tak mengetahui kalau ada KA yang sudah dekat. (F5-20a)

Kasat Reskrim Diserahterimakan

KARANGANYAR - Jabatan Kasat Reskrim Polres Karanganyar, belum lama ini diserahterimakan dari AKP Suharyanto kepada Iptu Rachmad Nur Hidayat dari Dit Reskrim Polda Jateng. Selanjutnya, Suharyanto ditugaskan ke Dit Reskrim Polda Jateng. Selain itu, juga diserahterimakan jabatan lainnya. Yaitu, Kasat Samapta AKP Sutarto kepada AKP Sutiman, yang sebelumnya menjabat sebagai Dan Ki BS Surakarta Sat Brimob Polda Jateng. ''Selanjutnya, Sutarto bertugas sebagai Kabagmin Polres Sragen,'' kata Kasat IPP Poniran. (G8-20a)

Masjid Desa Sringin Diresmikan

KARANGANYAR - Bupati Karanganyar Rina Iriani, Sabtu (30/10) lalu, meresmikan Masjid Al Falaq di Desa Sringin Kecamatan Jumantono. Pembangunan masjid tersebut, menurut Kades Sringin, Langgeng, menelan biaya Rp 85, 335 juta. Perinciannya, Rp 57,9 juta dari swadaya masyarakat, Rp 2,1 juta dari Pemkab, dan Rp 25,329 juta dari swasta. ''Saya merasa bangga atas upaya swadaya masyarakat dalam membangun tempat ibadah,'' kata Bupati dalam sambutannya. (G8-20a)

Rumah Harjo Pawiro Terbakar

KARANGANYAR - Rumah Harjo Pawiro (75) yang terletak di Dusun Mandungan, Kelurahan Jungke, Karanganyar, Sabtu (30/10) lalu terbakar. Akibat kejadian itu, korban menderita kerugian sekitar Rp 3 juta. ''Pada saat listrik padam, korban menyalakan lilin untuk penerangan ruangan. Ketika ditinggal shalat tarawih dan rumah dalam keadaan kosong, kebakaran itu terjadi,'' kata Kepala Kantor Kesbanglinmas, Drs Samsi MSi. (G8-20a)

Pendarahan, Sri Rahayu Tewas

KARANGANYAR - Akibat pendarahan yang berkepanjangan karena terjatuh di kamar mandi, Sri Rahayu alias Sidem (32) tewas di rumah Pariyo (36), warga Dukuh Jetak, Desa Jaten, Karanganyar. Padahal, perempuan yang ber-KTP di Kecamatan Wedarijekso, Kabupatan Pati, itu sedang hamil sembilan bulan. Dalam laporannya kepada polisi, Pariyo yang mengaku sebagai suaminya itu menuturkan bahwa ia telah mengundang dokter. Tapi sebelum dokter datang, Sri sudah meninggal terlebih dahulu.(G8-20a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA