| Senin, 01 Nopember 2004 | PANTURA |
Pemkab Sediakan THR Rp 5,6 Miliar
BATANG - Kegembiraan dirasakan pegawai di lingkungan Pemkab Batang. Lebaran 2004 ini, Bupati Bambang Bintoro akan membagikan uang ketupat dalam bentuk tunjangan hari raya (THR). Tunjangan tersebut diberikan tidak hanya kepada PNS, tetapi juga kepada pegawai tidak tetap dan guru bantu. Selain itu, THR juga akan diberikan kepada kepala desa ataupun perangkat desa. Untuk keperluan itu, telah disiapkan anggaran sebesar Rp 5,6 miliar. Menurut keterangan Kepala Bagian Informasi dan Kehumasan (Inmas) Dra Hj Lani Dwi Rejeki MM, pemberian THR itu disesuaikan dengan surat keputusan Bupati, sedangkan besarnya disesuaikan dengan eselon. "THR ini sebagi wujud kepedulian Bupati terhadap karyawan. Bahkan, perangkat desa pun akan menikmati uang ketupat," ujar Lani. Semua itu dilakukan karena Bupati ingin merayakan Lebaran dengan berbagi rasa dan suka cita. Hal itu tidak terlepas dari visi dan misinya mengajak aparatur dan masyarakat dalam mewujudkan Batang yang aman dan damai. Pembagian THR tidak lepas dari keinginan yang tulus dari Bupati kepada seluruh komponen untuk meningkatkan rasa kebersamaan. Selain itu, juga disikapi dengan semangat persatuan dan kesatuan dalam bersama-sama membangun Batang. "Khususnya dalam rangka menyejahterakan masyarakat. Bahkan, tenaga pendidikan di lingkungan Depag, yaitu pendidik Agama Islam juga akan ikut merasakannya." Lani mengatakan, jumlah PNS yang akan menerima THR 6.812 orang, PTT (1.927), guru bantu (461), guru TK di bawah binaan gabungan organisasi penyelenggara taman kanak-kanak (GOPTK) (446), kades dan perangkat desa (7.000), pensiunan 113 orang, pendidik Agama Islam Depag (47), dan Satpam (29). "Pensiunan yang dimaksud adalah para PNS yang sejak Januari sampai Desember 2004 ini memasuki masa pensiun. Pensiunan tahun 2003 kemarin juga mendapat THR dari Bupati," ujar perempuan yang menamatkan S1 di Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Depdagri itu. Kades Madugowongjati, Kecamatan Tersono, Edy Zeinnuryanto yang dihubungi secara terpisah menyatakan kegembiraannya atas rencana pemberian THR itu. "Seumur-umur baru kali ini ada Bupati yang dalam kesibukannya masih memikirkan kami perangkat desa. Pemberian THR ini bagi kami yang berada di pelosok desa merupakan penghargaan dan bukti perhatian seorang bapak terhadap anak." Bagi dia dan perangkat desa lainnya, soal jumlah tidak akan dipermasalahkannya. Namun, pemberian itu setidaknya telah menunjukkan betapa Bupati sangat perhatian dan peduli terhadap bawahannya. "Kami merasa bangga dengan Bupati yang peduli terhadap bawahanya. Apalagi seperti kami, perangkat desa yang ada di pelosok, ternyata juga dipikirkan nasibanya," ujar Edy Zeinnuryanto.(ar-90n) |