| Senin, 01 Nopember 2004 | PANTURA |
Bahaya Teroris Dibahas di Pesantren Kilat SMATEGAL- Boleh jadi materi pelajaran di pesantren kilat SMA 3 Kota Tegal berbeda dari tempat lain. Sebab, dalam kegiatan tersebut siswa tidak sekadar mendapat pengetahuan agama Islam, tetapi juga pengetahuan umum. Seperti Sabtu lalu (30/10), 810 santri yang semuanya siswa sekolah tersebut mendapat materi pelajaran tentang bahaya teroris. Penyampai materi Kapolresta AKBP Drs Effiantara Brata Mandala, seorang perwira polisi yang sangat menguasai kejahatan internet (cybercrime). Menurut pembina siswa sekolah, Sugiharto, tujuan pemberian materi bahaya teroris merupakan upaya agar pesantren kilat yang diadakan sejak 25 November lalu itu bernilai tambah. "Dalam kegiatan ini juga ada pembahasan soal agama. Penyampai materi pembahasan juga berasal dari tokoh agama dan masyarakat. Mungkin karena kami berkeinginan ada pengetahuan tambahan kepada siswa, tidak salah kalau ada materi lain seperti soal bahaya teroris. Ya, kebetulan Pak Kapolres cukup berkompeten berbicara soal itu," katanya. Sebelum Kapolresta, pihaknya juga mengundang Ketua MUI Abu Chaer Annur yang menyampaikan materi soal Ilmu Fiqh dan Moh Athori, mantan Ketua Dewan soal tauhid. Dalam kesempatan itu Kapolresta memberikan pemahaman kepada semua siswa agar mengerti pengertian teroris dan mewaspadai keberadaannya .(G12-42i) |