logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 01 Nopember 2004 SEMARANG
Line

Selami Budaya dan Sejarah Islami

  • Gebyar Ramadan di Masjid Istiqamah Ungaran

"AYO siapa yang mau menyumbang nyanyi, sambil menunggu teman-teman kalian selesai lomba baca Quran?" tanya Tetty Agusdiana (20) seorang panitia Ajang Kreasi Anak Muslim (AKSI) yang diselenggarakan Remaja Islam Masjid Istiqamah (Remisqo) Ungaran Minggu (31 /10).

Khoirunnisa (11) pun tampil ke depan, dengan percaya diri menyanyikan lagu Islami dihadapan semua peserta lomba. Acara tersebut merupakan jeda waktu menunggu pengumuman lomba AKSI.

Sebelumnya Ayu Fitria (11) bersama teman-temannya yang tergabung dalam group SD Assalamah Putri Ungaran tampil kompak membawakan lagu-lagu Islami dalam lomba menyanyi. Di hadapan para juri dan puluhan peserta, suara merdu gadis kecil itu melengking seperti tanpa beban.

Grup Assalamah Putri Ungaran itu pun berhasil menyabet juara pertama yang disusul grup Fatta Al Fadhil sebagai juara II dan tempat ketiga diduduki SD Sidomulyo IV. Acara tersebut merupakan rangkaian Gebyar Ramadan yang diadakan di Masjid Istiqomah Ungaran. Selain menyanyi, beberapa cabang kegiatan juga dilombakan di antaranya menggambar, mewarnai, Azan dan Membaca Alquran dengan benar (Tartil).

Ratusan anak muslim laki-laki dan perempuan yang didampingi orang tua masing-masing sejak pukul 09.00 mendatangi tempat berlangsungnya lomba tersebut. Mereka yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) dan kelas I - II SD mengikuti lomba mewarnai gambar dan tartil kelas A. Kelas III, IV, V dan VI bisa mengikuti lomba tartil kelas B dan azan. Usai lomba, sambil menanti keputusan dewan juri, mereka pun berkumpul di aula masjid.

Menurut Tetty ajang itu sangat penting diselenggarakan di saat arus kebudayaan modern melanda negeri ini. Anak-anak yang ibaratnya adalah kanvas putih itu jangan sampai dilukis dengan budaya yang tidak bermutu.

"Maka sangat disayangkan bila mereka mengenal cerita Doraemon dan tokoh fiktif yang lain, namun tidak mengetahui kisah para nabi dan pengetahuan Islam yang lain," tutur mahasiswi D3 Jurusan Teknik Kimia Undip itu.

Namun kekhawatiran itu segera gugur, sebab saat seorang panitia yang lain bertanya "Apa yang menyebabkan nabi Adam diusir Allah dari Surga sehingga turun ke bumi?," dijawab dengan benar secara spontan. "Makan buah Khuldi" jawab mereka serentak.

Lebih lanjut dia menuturkan kegiatan itu perlu diadakan paling tidak setahun sekali.

Pasalnya menurut dia dengan adanya lomba itu akan memacu semangat anak Islam itu dalam meningkatkan prestasinya. (Rony Yuwono-84)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA