logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 01 Nopember 2004 SEMARANG
Line

Lampu Jalan Harus Nyala

BALAI KOTA - Lampu penerangan jalan di ruas jalan yang dilalui pemudik selama angkutan Lebaran, diminta selalu dinyalakan pada malam hari. Tidak seperti selama ini, di sejumlah ruas jalan dilakukan pemadaman terhadap lampu-lampu secara bergiliran, sehingga menyebabkan sejumlah ruas jalan menjadi gelap dan remang-remang.

Adapun terhadap lampu penerangan jalan yang mati karena rusak, juga diharapkan segera diperbaiki.

Desakan itu disampaikan oleh kalangan anggota DPRD Kota Semarang, Minggu (31/ 10), setelah menerima aduan dari masyarakat.

Ketua Komisi A DPRD Kota, H Djunaidi SH dan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Kota, Agung Budi Margono sependapat dengan desakan itu. Mereka meminta kepada Dinas Pertamanan dan Permakaman yang sehari-hari mengurusi lampu penerangan jalan, agar memperhatikan desakan dari masyarakat tersebut.

Menurut Agung Budi Margono, langkah itu dilakukan untuk keselamatan para pemudik yang menggunakan jalan di wilayah Kota Semarang.

''Tidak hanya jalan utama, tetapi sejumlah jalan di jalur alternatif lampu penerangan jalan tersebut juga perlu dinyalakan,'' tutur dia.

Dia meminta, lampu-lampu penerangan jalan tersebut pada malam hari dinyalakan sejak H-7 dan H+7 Lebaran. Langkah itu untuk membantu keamanan dan keselamatan para pemudik yang memanfaatkan jalur di Ibu Kota Jateng tersebut.

Lebih lanjut H Djunaidi menambahkan, suasana Lebaran makin terang benderang apabila Pemkot tetap menyalakan lampu penerangan jalan yang ada.

Sementara itu Dinas Perhubungan Kota Semarang, selaku institusi yang bertanggung jawab langsung atas penyelenggaraan angkutan Lebaran, juga telah mengirimkan surat kepada Dinas Pertamanan dengan nomor 551.2/6.787 banggal 6 Oktober 2004 tentang permohonan perbaikan lampu penerangan jalan.

Ymt Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Drs Arief Moelia Edhie mengemukakan, pelaksanaan angkutan Lebaran 2004 dimulai dari 7 sampai 22 November 2004. Selama berlangsungnya angkutan lebaran tersebut, diperkirakan akan terjadi peningkatan volume lalu lintas pada ruas-ruas jalan, khususnya jalan-jalan utama di Kota Semarang.

''Berkait dengan hal itu, kami memohon kepada Dinas Pertamanan agar dapat melakukan perbaikan lampu-lampu penerangan jalan yang mati,'' kata dia, Minggu (31/10).

Berdasarkan pengamatan selama ini, sejumlah ruas jalan yang lampu penerangannya kerap dimatikan di antaranya adalah Jalan Pandanaran, Sugijapranata, Jenderal Soedirman, dan Arteri Yos Sudarso. Padahal, jalan-jalan tersebut termasuk jalur utama angkutan lebaran.(G17,H1-73a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA