| Senin, 01 Nopember 2004 | EKONOMI |
BBM Tersedia untuk 19 HariJAKARTA-Stok BBM yang tersedia saat ini bisa mencukupi untuk kebutuhan 19 hari ke depan. Jumlah stok tersebut masih baik meski di bawah normal. "Normalnya untuk 24-26 hari ke depan. Ke depan kita usahakan ditingkatkan stoknya supaya bisa untuk kebutuhan lebih dari 20 hari," kata Purnomo Yusgiantoro, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral saat mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan inspeksi mendadak ke Unit Pembekalan Dalam Negeri III Plumpang, Jakarta Utara, kemarin. Khusus untuk keperluan mudik, pihaknya akan meminta Pertamina menyediakan unit-unit pengisian BBM yang mobile dengan mengerahkan truk-truk tangki BBM. "Truk-truk tangki itu akan ditempatkan di beberapa titik di jalur pantura, yakni Jateng, Jatim, dan Sumatra, sehingga para pemudik yang kesulitan mendapatkan BBM akan terbantu," jelasnya. Ia belum mengetahui BBM jenis apa saja yang akan dijual di SPBU Mobile itu, termasuk kapasitas liternya. Namun yang jelas premium akan diprioritaskan. Sementara itu harga BBM eceran di dalam negeri untuk November tidak naik. Namun harga BBM untuk industri dan bunker internasional mengalami perubahan. Ketentuan itu berlaku sejak Senin 1 November pukul 00.00 WIB. Demikian siaran pers Pertamina, semalam. Dengan demikian harga BBM November adalah harga eceran dalam negeri premium Rp 1.810/l, minyak tanah Rp 1.800/l, minyak solar Rp 1.650/l, minyak diesel Rp 1.650/l, dan minyak bakar Rp 1.560/l Harga jual eceran dalam negeri sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10% dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 5% untuk premium dan minyak solar di SPBU. (dtc,bn-53) |