| Senin, 01 Nopember 2004 | BUDAYA |
Berhenti SementaraKESIBUKAN artis Tantowi Yahya yang selama ini disesaki berbagai kegiatan seperti menjadi host, pemilik PH, hingga produser, dalam waktu dekat ini tampaknya akan berhenti sementara. Apa hal? Sebuah kawat dari negeri Paman Sam mewartakan host ''Who Wants to be Millionare'' ini terpilih sebagai wakil Indonesia di Eisenhower Fellowship 2005 bersama 24 wakil lainnya dari 25 negara. ''Ini adalah sebuah pencapaian tertinggi dalam perjalanan karier dan hidup saya sampai saat ini,'' katanya di Hotel Darmawangsa, Jakarta, baru-baru ini. Terpilihnya Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia Amerika (PPIA) ini sekaligus menyisihkan 11 nominasi lainnya. ''Atas nama etika, kesebelas nama dari berbagai disiplin keilmuan ini tidak akan pernah kami sebutkan,'' terang Rudy J Pesik, anggota Trustee dari Eisenhower Fellowship. Dengan terpilihnya Tok, demikian kakak Helmy Yahya ini biasa disapa, maka terhitung mulai 21 Maret hingga Mei 2005, ia akan mengikuti program antarbangsa dan melakukan perjalanan keliling Amerika Serikat selama dua bulan. ''Karena saya berprofesi dan memmpunyai ketertarikan dalam industri entertainment dan budaya, maka misi yang saya emban tentu saja segala hal yang berhubungan dengan dua hal tersebut,'' ujar Tok. Dan sebagai fellow pertama dengan latar belakang industri hiburan, ayah seorang putra ini pun tentu saja mengagendakan kegiatannya di Amerika untuk bertemu para pakar dalam bidangnya. ''Dari dunia film saya akan bertemu dengan Francis Ford Coppola, Steven Spielberg, dan beberapa nama penting lainnya. Sedang dari industri musik nama Tommy Mottola tentu saja menjadi prioritas utama,'' imbuhnya yang juga berencana bertemu Presiden Amerika terpilih serta mantan Presiden Bill Clinton. ''Intinya, selama dua bulan di sana sebisa mungkin saya akan mencuri ilmu sebanyak-banyaknya demi perkembangan industri hiburan Tanah Air,'' tekadnya. Tidak ingin bersua dengan Larry King? ''O, tentu saja. Dan yang pasti saya akan bercengkrama dengan Oprah Winfrey dan Billy Crystal,'' katanya menyebut beberapa nama host terkemuka di aras industri hiburan Amerika. (G20-81) |