| Senin, 01 Nopember 2004 | BUDAYA |
Gelar Juara Joy Terancam Dicabut?JAKARTA-Berkaitan dengan keputusan Joy Tobing untuk keluar dari manajemen artis Indomugi Pratama (IP) Entertainment, konon gelarnya sebagai juara pertama Indonesian Idol terancam dicabut. Hal ini mungkin terjadi bila dirinya tak bisa menemukan kesepakatan dengan tim manajemen yang ditunjuk oleh Fremantle Media tersebut. Keputusan Joy untuk mundur dari IP karena merasa diperlakukan tidak adil oleh perusahaan manajemen yang dipimpin oleh Lolita, isteri Harvey Malaiholo tersebut. Joy pun sudah siap dan mantap menghadapi segala risikonya. "Jadwal manggung yang diberikan untuk saya sangat padat dan hal itu tanpa konfirmasi terlebih dahulu. Ini kan namanya tidak benar. Karena itu saya berpikir lebih baik jalan sendiri saja tanpa mereka," kilahnya. Masalahnya, Joy sudah telanjur menandatangani kontrak sehingga tentu tak mudah baginya untuk keluar begitu saja. Oleh sebab itu dia mempercayakan kasus tersebut pada pengacaranya, Alfred Simandjuntak SH. Di temui di tempat lain, Alfred menyebutkan sudah melakukan pembicaraan dengan pihak IP. Namun hingga saat ini belum menemukan kata temu apakah Joy jadi keluar atau tidak. Belum Mundur "Secara formal, Joy belum mengajukan surat pengunduran diri. Dia hanya mengutarakan niatnya ini secara pribadi. Saya baru bicara dengan orang IP. Saya utarakan hal-hal yang menjadi keberatan Joy, termasuk pengaturan jadwal yang tanpa konfirmasi itu. Yang pasti sampai detik ini Joy masih ada di bawah manajemen mereka. Nggak tahu ke depannya," kilah Alfred. Yang jelas, keinginan Joy untuk keluar dari IP ini ternyata bisa berdampak pada gelar yang kini disandangnya. Bisa jadi gelarnya sebagai juara Indonesian Idol tak lagi diakui oleh Fremantle. Sebab, sikapnya itu bisa dianggap telah merusak brand image mereka. Menurut Media Relations Fremantle Media, Hadi Filino Daeli, Fremantle selaku pemegang brand acara Indonesian Idol berada satu atap dengan RCTI, BMG, dan juga IP. Sekarang Joy tengah ada masalah dengan IP, berarti itu juga masalah dengan Fremantle. "Sekarang memang belum ada keputusan. Tapi kalau Joy tak bisa diajak bekerja sama dan tindakannya bisa merusak kredibilitas Idol, maka kami akan mengambil langkah tegas, termasuk mengeluarkannya dari Indonesian Idol," tegas Hadi. Dia menambahkan, Joy akan kehilangan kesempatan ikut ajang World Idol jika ia tetap pada pendiriannya untuk keluar dari IP. "Kalau memang hasilnya Joy dianggap tak bisa bekerja sama lagi, terpaksa dia tak bisa kami kirim ke World Idol," tandasnya. (dist-81) |