| Senin, 01 Nopember 2004 | BANYUMAS |
Pabrik Terbakar, 3 Ton Kemenyan MelelehPURWOKERTO - Gudang pabrik kemenyan CV Gunung Mas di Jalan Komisaris Bambang Suprapto 57 Purwokerto, Sabtu (30/10) sekitar pukul 20.30, ludes terbakar. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Namun 3 ton kemenyan meleleh tak terselamatkan. Gudang berukuran 15 X 30 m di bagian belakang rumah pemilik pabrik, Irwan Suyanto (54), itu berada di permukiman padat penduduk. Kobaran api yang membubung membuat penduduk di belakang, kanan, dan kiri pabrik panik. Sebab, pabrik dan permukiman itu menyatu. Warga khawatir api merembet ke rumah penduduk. Pabrik kemenyan bermerek 57 itu berada di salah satu jalan utama di kota Purwokerto. Namun tak banyak orang tahu di bagian belakang rumah bernomor 57 itu ada pabrik pengemasan kemenyan. Pabrik itu mempekerjakan sekitar 20 orang penduduk sekitar. Tak ada cerobong atau keramaian selayaknya pabrik. Bagian depan rumah dipakai sebagai toko. Toko itu pun sepi karena barang yang dijual sedikit. Di samping toko adalah pintu gerbang masuk ke pabrik. Korsleting Di bagian tengah adalah bangunan tempat tinggal. Kompleks bangunan itu membentuk huruf L. Di samping gudang yang terbakar ada bangunan sarang burung walet. Kapolsek Purwokerto Iptu Fauzan Widiarto bersama anggota dan aparat Polres Banyumas di lokasi kejadian menduga kebakaran itu akibat korsleting. Kerugian materi masih di data. Irwan Suyanto menuturkan kerugian utama akibat 3 ton kemenyan di gudang meleleh. Harga kemenyan di pasaran bervariasi dari Rp 60.000/kg hingga Rp 140.000/kg. Bila kemenyan di CV itu berkualitas sedang harganya Rp 80.000/kg. Jadi diperkirakan kerugian ratusan juta rupiah. Saksi mata, Kirno (40) yang tinggal di belakang bangunan yang terbakar, menuturkan sekitar pukul 20.00 ketika orang baru saja shalat tarawih, dari gudang mengepul asap dan tercium bau kemenyan. Namun orang tak mengira ada kebakaran karena belum ada api. ''Sekitar pukul 20.30 kobaran besar api membubung. Penduduk berteriak-teriak minta tolong. Kami yang ada di belakang pabrik takut api merembet ke rumah lain,'' tutur dia. Ribuan penduduk di sekitar lokasi kebakaran berhamburan keluar rumah. Tak lama berselang, tiga unit mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Banyumas tiba. Petugas pemadam bersama ratusan warga menyemprot kobaran di dalam gudang dari bawah dan atas. Api dilokalisasi agar tak merembet. Sarang walet dan bangunan tempat tinggal korban tak terjamah api. Api bisa dipadamkan total sekitar pukul 23.00.(G23-86) |