SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Kamis, 21 Oktober 2004

- Pelantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Rabu 20 Oktober 2004, tidak diikuti oleh reaksi pasar yang berlebih. Bahkan, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) turun 12,602 poin dibandingkan dengan hari Selasa. Pada hari Selasa indeks pada posisi 853,393, sedangkan pada hari pelantikan menjadi 840,791.

- Kalau kita memandangnya sebagai sebuah harapan, maka momentum puasa Ramadan 1425 Hijriah, keterpilihan Hidayat Nurwahid sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), dan pengambilan sumpah/ janji presiden-wakil presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-M Jusuf Kalla, seperti terangkai dalam satu kesatuan hikmah.

INDONESIA memiliki presiden baru hasil pemilu secara langsung. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan wakilnya Muhammad Jusuf Kalla kemarin dilantik oleh MPR sebagai pasangan yang akan memimpin negara ini untuk periode 2004-2009.

LAPORAN terbaru Bank Dunia (World Bank) menunjukkan Indonesia termasuk salah satu negara yang masih dikategorikan dalam keadaan krisis (Metro TV, 15/10). Ini tentu tak lepas dari kondisi dalam negeri yang masih mengalami carut marut baik di tingkat elite politik atau di tengah masyarakat.

AD/ART UNS menuju BHMN tersusun. PR III menyatakan proses yang harus dijalani, manajemen UNS masih top dawn, karyawan justru pertanyakan kualitas SDM, rektor menilai infrastruktur, sarana dan prasarananya memang belum siap.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA