| Kamis, 21 Oktober 2004 | SALA |
Diknas dan BKD seperti Pasar MurahBOYOLALI - Halaman Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Jalan Pandanaran, dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jalan Merbabu, Boyolali, kemarin mendadak berubah seperti pasar murah. Ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS), beramai-ramai mencari pengumuman yang baru ditempelkan dan disebarluaskan. Sebagian di antara mereka sudah mulai datang sejak pukul 07.00. Berjubelnya pelamar di halaman Diknas itu, untuk mendaftarkan sebagai guru bantu. Pendaftaran guru bantu memang baru dimulai kemarin. Karena itu, tidak mengherankan pendaftaran hari pertama tersebut penuh sesak. Untuk mengantisipasi membludaknya pelamar, pendaftaran dilangsungkan di halaman tengah. Sejak pagi hingga siang, petugas sibuk menerima pendaftaran. Kasubag Kepegawaian Diknas, Drs Sabarudin MM mengatakan, guru bantu yang dibutuhkan sebanyak 231 orang. Bagi yang diterima, akan ditempatkan sebagai guru bantu TK, SD, SLTP, SMU, dan SMK. Pihaknya kini sedang berupaya menambah kuota guru bantu. Sebab, ada satu kabupaten di Jateng yang menolak pengadaan guru bantu. ''Karena itu, kami sedang mengajukan permohonan ke Semarang agar diberikan ke Boyolali, '' katanya. Karena sistem penerimaan kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya dan ditangani pusat, maka pendaftar harus teliti mengisi biodata. Sebab, hasil tes akan diproses melalui komputer. Selain itu, pendaftar harus menggunakan pensil yang berkualitas. "Jangan sampai membeli pensil palsu." Jangan Terkecoh Yang lebih penting lagi, katanya, jangan percaya kepada calo atau orang yang mengaku dekat dengan Bupati, Kepala Diknas, atau pejabat lain. Itu justru akan mencelakakan. Penerimaan guru bantu benar-benar fair, dan tidak ada titipan. Seseorang bisa mendaftarkan sebagai guru bantu dan CPNS. Syaratnya, berusia serendah-rendahnya 18 tahun dan setinggi-tingginya 35 tahun pada 1 Desember 2004. Bagi yang melebihi usia 35 tahun dan maksimal 40 tahun, harus mempunya bukti pengabdian kepada instansi pemerintah sekurang-kurangnya lima tahun secara terus menerus sampai 17 april 2002. Sementara itu Kabid Pengembangan pada BKD, Dra Nur Indiyah mengatakan, pendaftaran CPNS akan dimulai 25 Oktober sampai 6 Nopember. Bagi yang lolos seleksi pendaftaran, diminta membawa pensil 2B, karet penghapus, alas tulis, dan alat tulis lainnya. Formasi yang dibutuhkan, tenaga kependidikan 156 orang, tenaga kesehatan 62 orang, dan tenaga teknis/ strategis lainnya 58 orang. Tingkat pendidikan yang bisa mendaftar hanya D3 dan S1. Dengan demikian, tahun ini tidak menerima pendaftaran lulusan SMTA. Untuk keterangan lebih lanjut, bisa mendatangi BKD. (shj-85a) |