logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 21 Oktober 2004 SALA
Line

Motor Curian Dibawa Pulang Pelaku Ditangkap di Jalan

KARTASURA - Keinginan memiliki sepeda motor namun tidak mampu membeli, membuat Tuyono alias Joni nekat mencuri. Sejak kedatangannya di Kampung Kranggan, Wirogunan, Kartasura, awal Agustus 2004 lalu, Tuyono (22) warga Punggelan, Banjarnegara, telah menyikat tiga sepeda motor.

Ada tiga titik pencurian yang menjadi sasaran Tuyono bersama komplotannya, yakni di Perumahan Kranggan, Pasar Wirogunan, dan di Kantor Telkom Kranggan. Tiga sepeda motor yang dicuri, yaitu dua merek Honda dan satunya Suzuki Shogun. Aksi pencurian tersebut berlangung selama dua bulan terakhir.

Namun nasib apes dialaminya. Ketika pulang ke kampung halamannya di Punggelan, Banjarnegara, sesampainya di tengah jalan, tepatnya masih berada di daerah Wonosobo, ia ditangkap petugas.

Kejahatan Tuyono bisa terungkap, karena kendaraan yang dibawanya tidak dilengkapi surat resmi. Berdasarkan hasil penyidikan petugas Wonosobo, tersangka yang diduga terlibat serangkaian aksi curanmor itu akhirnya mengaku kalau motor yang dibawanya adalah hasil curian di Kartasura.

Pengakuan itu, menjadi dasar tim Reskrim Polsek Kartasura untuk menjemput tersangka di Wonosobo. Begitu pula sepeda motor Suzuki Shogun AD-5178-AU, yang dicuri tersangka di Kantor Telkom Kranggan, juga dibawa petugas Kartasura guna pengusutan lebih lanjut.

Setelah berada di Mapolsek Kartasura, terkuak aksi kejahatan tersangka di sejumlah tempat. Bersama komplotannya yang sekarang masih buron, Tuyono mengaku kalau dua sepeda motor Honda yang dicuri di Perum Kranggan dan di Pasar Wirogunan telah dijual.

Menurut pengakuannya, dua sepeda motor tersebut dijual temannya. Setiap satu motor, Tuyono mendapat jatah Rp 300.000 dan Rp 400.000.

Sejak otak tersangka curanmor itu tertangkap, Selasa (19/10) lalu, tim Unit Reskrim yang dipimpin Iptu H Hasibuan hingga kemarin masih mengejar keberadaan tersangka lain yang belum tertangkap. Petugas juga masih melacak keberadaan dua sepeda motor yang dicuri Tuyono.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Drs Bambang Rudi Praktikno SH MM menegaskan, kasus curanmor tersebut masih dikembangkan.

"Sindikat curanmor yang diotaki Tuyono itu, diduga telah lama beraksi dan cukup banyak yang menjadi korban," tegas dia melalui Kapolsek Kartasura, Iptu H Hasibuan SH MH, kemarin. (G11-80a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA