logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 19 Oktober 2004 SALA
Line

Ojo Lali

Rumah Kayu Terbakar Habis

SRAGEN- Gara-gara menyulut obat antinyamuk di dekat kasur, rumah Ny Minem (75) warga RT 27 Brambang, Desa Wonokerso, Kedawung, Minggu lalu dilalap api. Rumah terbuat dari kayu dengan dinding gedhek (anyaman bambu) ukuran 6 x 8 m itu musnah dalam sekejap. Total kerugian ditaksir Rp 1 juta. Tidak terdapat korban jiwa dalam musibah itu. Semula korban Minggu pukul 11.00 menyulut obat antinyamuk dan menaruhnya di dekat kasur. Sewaktu korban bertandang di rumah tetangga, ternyata api menjilat kasur hingga terbakar. Karena telajur membesar, kobaran api sulit dipadamkan. (nin-20i)

Logistik Pemilu Belum Dikembalikan

BOYOLALI - Logistik pemilu dari Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali hingga kini belum dikembalikan. Logistik itu antara lain surat suara, kotak suara, dan bilik suara. Anggota KPU Didik W Suharto mengatakan, logistik dari Kecamatan Juwangi belum dikembalikan lantaran jarak yang relatif jauh. Selain itu sebagian kondisi jalan juga rusak. (shj-20i)

Warga Mulai Panen Palawija

BOYOLALI - Beberapa warga di berbagai desa Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, sejak pekan lalu mulai panen palawija. Selanjutnya mereka akan menanam lagi dan berharap dalam tiga bulan bisa kembali panen. Menurut Camat Kemusu, Agus Purmanto SH, sebagian palawija ada yang ditanam di lahan pasang surut. Padahal semestinya itu tidak diperbolehkan karena akan menimbulkan kelumpuran di Waduk Kedungombo. (shj-20i)

Juara Festival Medhar Sabda

WONOGIRI - Suliyanto SPd, guru SMP Negeri 1 Wonogiri, meraih juara II Festival Medhar Sabda (pidato berbahasa Jawa) tingkat Provinsi Jateng tahun 2004. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri Drs Bambang Eko Sarwono MM, Selasa (18/10), mengatakan, atas prestasinya itu dia mendapatkan piagam penghargaan, piala, dan hadiah uang pembinaan Rp 900 ribu. Lomba digelar di Hotel Wana Wisata Bandungan Ambarawa Semarang. (P27-20i)

Buah Semangka Tanpa Biji

WONOGIRI - Cuaca panas pada kemarau puncak ini ikut melariskan penjualan komoditas buah, terutama jenis semangka yang banyak mengandung air, manis, dan menyegarkan. Di Wonogiri jenis semangka tanpa biji per kilogram dijual Rp 2.500, sedangkan semangka berbiji per kilogram Rp 2.000. Banyak warga yang berpuasa membeli semangka untuk kelengkapan berbuka. (P27-20i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA