logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 19 Oktober 2004 PANTURA
Line

Kades Dituduh Selewengkan Aspal

KAJEN - Perwakilan perangkat desa, badan perwakilan desa (BPD), dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Desa Tajur, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, kemarin mendatangi Setda Kabupaten Pekalongan. Mereka melaporkan kepala desanya, yang dituding telah menyelewengkan aspal bantuan dari Pemkab kepada Bupati.

Beberapa perwakilan, datang di Kantor Pemkab dengan mengendarai mobil L-300. Sebagian di antara mereka langsung masuk ke ruangan Kabag Pemerintahan untuk melakukan dialog; sedangkan sebagian lainnya duduk-duduk di teras kantor.

Kepada wartawan, beberapa perwakilan LPMD mengatakan, mereka terpaksa melaporkan kepada Bupati karena beberapa kali dialog di balai desa tidak membawa hasil. ''Kades kami jelas-jelas telah menyelewengkan 20 drum aspal bantuan yang diklaim sebagai aspal hasil membeli,'' ujar Tulus (45), salah seorang anggota LPMD Tajur.

Penyelewengan aspal tersebut, kata dia, terbongkar ketika ada proyek pembangunan di desanya. Waktu itu, Kades melaporkan telah membeli 10 drum aspal dengan harga Rp 5 juta untuk pembangunan jalan di desanya. Namun ketika aspal tersebut digunakan, dalam drumnya tertulis aspal bantuan.

Sementara itu Kepala Desa Tajur, Karsini dalam surat klarifikasi yang ditujukan kepada BPD Tajur mengakui bahwa desanya memang telah menerima bantuan aspal dari Bupati sebanyak 20 drum. Sebanyak 10 drum di antaranya dipinjam untuk keperluan keluarga, yaitu untuk pengobatan; sedangkan 10 drum sisanya untuk operasional dirinya selaku kepala desa. Tentang pembangunan jalan di Desa Tajur, kata dia, telah diselesaikan 100 % dan bisa dicek ke lapangan. (G16-34a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA