logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 19 Oktober 2004 OLAHRAGA
Line

Sepak Pojok

Anderson Dilepas ke Qatar

MADRID - Striker asal Brasil, Sonny Anderson memutuskan menerima tawaran klub Qatar Al Rayyan. Villarreal akhirnya bersedia melepas penyerang veteran itu. Proses transfer Anderson mencapai titik temu sebelum klub Spanyol itu menghadapi Real Mallorca, Senin dini hari WIB kemarin. Dia lalu tak dibawa ke Son Moix karena diputuskan dijual.

Nilai transfer Anderson disebut-sebut "hanya" berkisar 2,5 juta euro atau sekitar Rp 22,7 miliar. Dia kabarnya dikontrak hanya enam bulan tapi dengan gaji menggiurkan. Anderson bergabung dengan Villarreal sejak tahun lalu setelah direkrut dari klub Prancis Olympique Lyon. (dtc-59)

Doll Pelatih Baru Hamburg

HAMBURG - Thomas Doll, eks pemain tim nasional (timnas) Jerman, dipilih sebagai pelatih baru Hamburg SV, kemarin. Doll masuk menggantikan Klaus ''Toppi'' Toppmoeller yang diberhentikan. Toppi divonis selepas timnya kalah 0-2 dari tamunya, Arminia Bielefeld dalam lanjutan Divisi I Liga Jerman, akhir pekan lalu.

Begitu terpilih, Doll langsung menangani tim. Semasa masih aktif sebagai pemain, dia berposisi sebagai gelandang menyerang. Sementara Toppi pernah terpilih sebagai pelatih terbaik Bundesliga pada 2002 setelah memimpin Bayer Leverkusen ke final Liga Champions Eropa dan Piala Jerman, serta urutan kedua dalam liga. Namun dia akhirnya juga dibuang Leverkusen. (rtr,A7-59)

Baldini Tetap Latih Parma

MILAN - Menyusul hasil buruk yang diperoleh AC Parma di Seri A Liga Italia, muncul spekulasi pelatih Silvio Baldini akan dipecat. Namun petinggi Parma menjamin akan mempertahankan Baldini. Nasib pasukan Baldini memang memprihatinkan. Dalam enam pertandingan, Alberto Gilardino cs belum berhasil memetik kemenangan.

Tim berjuluk Gialloblu ini sudah menelan tiga kekalahan. Minggu lalu, mereka dipukul tuan rumah Brescia 1-3. Kini klub bekas juara Piala UEFA 1995 dan 1997 itu terperosok ke posisi ke-19. Mereka hanya satu peringkat lebih baik dari juru kunci Livorno.

Kendati Parma terus menurun, petinggi klub ternyata belum berpikir untuk mencari pengganti Baldini. Menurut Direktur Parma Luca Baraldi, dia masih diberi kepercayaan penuh untuk memperbaiki kinerja timnya.

"Kami percaya penuh pada Baldini. Kami sama sekali tak mempunyai motif untuk mengadakan perubahan," kata Luca Baraldi, kemarin.

Pada musim lalu Parma cukup menjulang di bawah polesan Claudio Prandelli. (dtc-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA