| Selasa, 19 Oktober 2004 | MURIA |
Dua Ekor Sapi Ikut TerpanggangBLORA - Minggu (17/10) sekitar pukul 19.00, si jago merah kembali terjadi di Blora. Tidak hanya rumah tapi dua ekor sapi juga dilalap hingga hangus. ''Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hanya karena selain rumah berukuran besar habis dan juga ada dua ekor sapi yang mati terpanggang, kerugian yang diderita korban cukup besar,'' ungkap seorang aparat Polsek Jiken, kemarin. Korban adalah Lasmin (40), warga Dukuh Gempol, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken. Keterangan yang dihimpun menyebutkan, tidak diketahui pasti awalnya, Minggu malam sekitar pukul 19.00 tiba-tiba terlihat kobaran api besar di rumah korban. Saat diketahui sejumlah tetangganya, api sudah sedemikian besar sehingga rumah dan seluruh isinya tidak ada yang bisa diselamatkan. Meski masih dalam pengusutan, polisi menduga api berasal dari lampu sentir tradisonal yang tumpah. ''Kejadiannya pukul 19.30 namun baru dilaporkan ke Polsek pukul 22.00, sehingga saat sejumlah aparat Polsek Jiken ke TKP rumah sudah dalam keadaan habis terbakar,'' papar aparat Polsek Jiken. Kerugian yang diderita korban ditaksir Rp 15 Juta, terdiri atas kerugian rumah yang terbuat dari kayu jati dengan ukuran 12 x 12 meter ditambah dua ekor sapi milik. Camat Jiken Winoto SH membenarkan hal itu. ''Sapi yang ikut terpanggang sudah besar, makanya kerugiannya juga besar,'' tuturnya. Sepekan lalu api juga meludeskan empat rumah milik dua warga di Kelurahan Ngloram, Kecamatan Cepu masing-masing milik Djabar (45) dan Surat, keduanya warga RT 2 RW 2, Kelurahan Ngloram. Menurut laporan yang masuk ke Kantor Perlindungan Masyarakat (Linmas), dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa dan kerugian lebih kurang Rp 145 juta. (ud-90j) |