| Selasa, 19 Oktober 2004 | INTERNASIONAL |
Nader Terus MajuWASHINGTON - Ralph Nader, calon independen dalam pemilihan presiden AS mendatang, menyatakan terus maju meskipun Partai Demokrat menyerukan agar dia menghentikan upayanya itu. ''Kita semua punya hak untuk mencalonkan diri dalam pemilihan presiden ini,'' kata Nader, dalam acara ''Late Edition'' televisi CNN, Minggu malam waktu Washington (Senin pagi WIB). ''Kita semua punya hak untuk memajukan agenda yang tidak dihiraukan kedua partai,'' tambahnya. Partai Demokrat telah memintanya agar menghentikan langkah pencalonan diri sebagai kandidat presiden kubu independen, karena dikhawatirkan dia akan menyedot suara pemilih dari John Kerry (kandidat Demokrat). Kekhawatiran kubu Demokrat itu didasarkan pada pengalaman pilpres tahun 2000 lalu. Waktu itu, Nader diperkirakan telah menyebabkan kekalahan Al Gore - melawan George W Bush - di Florida, sebuah negara bagian yang menentukan. George W Bush ketika itu berhasil mengungguli Gore hanya dengan 537 suara. Nader pada waktu itu maju ke pilpres sebagai calon dari Partai Hijau. Meskipun menyatakan menolak mundur, Nader telah menawarkan kerja sama dengan kubu Demokrat dalam kampanye tahun ini. Namun partai itu menolak pendekatan-pendekatannya. Dia tampaknya masih menyimpan kemarahan terhadap kaum Demokrat, yang dia tuduh telah mempelopori rintangan hukum untuk menanggalkan namanya dari sejumlah TPS di beberapa negara bagian. ''Demokrat partai yang payah. Ia bahkan tidak sanggup menarik jutaan pemilih dari kalangan warga Amerika berdarah Afrika, yang seharusnya bisa dengan mudah diraih,'' katanya. (ant-30) |