logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 16 Oktober 2004 SALA
Line

''Kami Punya Izin dari Deperindag''

SOLO - Pimpinan CV Medical Pusat di Solo membantah telah melakukan perdagangan gelap. Ir Didik Suharyanto, Co Pengawas CV Medical Surakarta, mengaku menerima dana masyarakat, namun itu untuk budidaya ginseng dengan sistem keuntungan bagi hasil, yang diberikan dalam bentuk deviden sebesar 8-9 persen.

''Selama ini semuanya berjalan baik, tidak ada masalah. Tidak ada komplain dari nasabah, jadi kami merasa aneh kalau dikatakan melakukan perdagangan gelap,'' kata dia lewat rilis yang diterima Suara Merdeka Biro Solo, kemarin.

Dia juga menyatakan, dalam kerja sama itu seluruh tanggung jawab ada di pihak CV Medical, termasuk jika terjadi kegagalan budidaya ginseng yang dikembangkan.

''Yang jelas, kami ada izin dari Deperindag dengan dikeluarkannya SIUPP 571/44/PB/XII/2002 bertanggal 18-12-2002. Kami juga sudah terdaftar di Disperindag dengan TDP 11.16.3.52.01216 bertanggal 19-12-2002.''

Tentang kantor di Sragen, itu merupakan kantor cabang, sehingga perizinannya tentunya menjadi satu dengan kantor pusat; dan kantor cabang tinggal melapor kepada Disperindag setempat agar diterbitkan tanda daftar perusahaan kantor cabang setempat. Dan saat ini, masih dalam proses.

Masa Panen

Tentang izin kerja sama dalam bisnis agroindustri itu, CV Medical memang tidak mengacu pada UU Perbankan 10/1998. Sebab, usaha yang dijalankan bukan jenis jasa keuangan, melainkan kerja sama dalam bentuk trading (perdagangan) dengan investasi minimal setahun.

Tentang bukti-bukti adanya budidaya ginseng itu, Didik mengatakan ada beberapa wilayah yang kini hampir memasuki masa panen antara lain, di Kebun Blimbing Pekalongan (Jateng) dan Selomartani Sleman (DIY). Di dua tempat itu, ada masing-masing satu hektare lahan ginseng yang sudah siap panen.

''Jadi usaha ini tidak fiktif, seperti yang dituduhkan,'' kata dia.

Tentang penutupan kantor Sragen setelah kasus itu disidik polisi, Didik mengatakan, Jumat pagi memang tutup karena kantor buka sore, yang masuk karyawan shift kedua. Untuk Sabtu, kantor akan buka pagi seperti biasa. ''Jadi tidak benar kantor kami tutup,'' kata dia.(an-80a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA