| Sabtu, 16 Oktober 2004 | PANTURA |
Dari Rock and Roll sampai Poco-poco
SUASANA Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0713 Brebes, Rabu malam lalu (13/10), tak seperti biasa. Ingar bingar musik keras sayup-sayup terdengar dari luar halaman. Bahkan, sesekali suara itu berubah menjadi alunan musik dangdut. Sejumlah perwira TNI bergabung dengan berbagai elemen masyarakat asyik bejoget mengikuti iringan musik Banyu Biru Band. Ingar bingar musik di Aula Makodim itu sengaja dihadirkan dalam rangka malam keakraban antaranggota TNI, Muspida, tokoh masyarakat, pemuda, LSM, dan wartawan. Untuk menjadikan suasana lebih gayeng, penyelenggara menyulap aula 20 x 20 meter itu menjadi ''kafe''. Undangan duduk di sekeliling meja bundar dalam kursi melingkar. Makanan yang tersaji pun semua ala rakyat kecil, seperti pisang rebus, kacang rebus dan sejenisnya. ''Malam ini kita coba mengemas rangkaian acara HUT Ke-59 TNI dalam sebuah agenda 'Tembang Kenangan','' kata Ketua Panitia Anjar Asmoro SE, Ketua FKPPI Brebes. Malam tembang kenangan itu tergolong istimewa karena hadir tokoh penting seperti Bupati Tegal Agus Riyanto SSos MM, Kepala Kejaksaan Negeri Brebes Poltak Manulang SH, Direktur Utama PDAM H Hariyono, dan sejumlah pejabat teras Pemkab Brebes. Di deretan tengah tampak pula sejumlah pengusaha bawang merah dan perwira Kodim 0713. Acara makin meriah ketika kuartet artis lokal Lia, Meti, Aas, dan Selvi mengawali gebrakan lagu kenangan yang dirangkai dalam musik medly. Lagu pertama yang dilantunkan ''Pertemuan'', disusul ''Pepito'', ''Tanpamu'', dan ''Semua Bisa Bilang''. Hentakan lagu bernada rap itu mengajak para tamu turun ke lantai. Kepala Kantor Pariwisata Drs H Supriyono juga menyumbangkan lagu Barat, disusul Kepala Kejaksaan dengan suara emasnya meluncur ''May Way''. Pelangi di Matamu Tak ketinggalan Bupati Tegal Agus Riyanto yang memiliki gaya anak muda, tampil membawakan lagu Jamrud ''Pelangi di Matamu''. Karena musik dikemas campuran dangdut dan pop, hadirin pun tak kuat, dan turun ke lantai bergoyang bersama. Acara tambah ''panas'' ketika Dandim 0713 Letkol Inf F Aritonang menggebrak dengan lagu rock and roll. Tak pelak, dua perwira turun mengikuti irama keras itu. Bahkan, ketika irama medly kembali diperdengarkan dengan musik poco-poco, semua hadirin turun berjoget tebe-tebe. Gerakan demi gerakan makin memeriahkan suasana malam itu. Agus, sang pembawa acara memimpin tarian ala Timor Timur itu. Dadim 0713 Letkol Inf F Aritonang mengatakan, agenda tembang kenangan itu akan terus dilestarikan jajarannya guna menjalin hubungan dengan berbagai elemen masyarakat. Dia menganggap agenda tersebut sangat positif dalam mendekatkan diri dengan berbagai kalangan. ''Saya berharap ke depan ada agenda semacam ini. Silakan tempat ini (Aula Kodim) digunakan,'' paparnya. Menurut dia, Kodim pada era sekarang terbuka untuk dikunjungi masyarakat. (Wahidin Soedja-14e) |