| Sabtu, 16 Oktober 2004 | PANTURA |
Persediaan Darah Bulan Ramadan MelimpahPEMALANG - Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, pada bulan Ramadan ini persediaan darah di PMI Pemalang melimpah. Biasanya paling sulit mencari pendonor karena orang sedang menjalankan puasa. Padahal permintaan darah terus ada dan tak pernah berhenti. ''Pada bulan Ramadan ini tidak seperti biasanya, PMI banjir darah. Kami merasa tenang karena dapat melayani permintaan darah dari masyarakat yang membutuhkan. Bulan Ramadan lalu kami sempat kekurangan darah dan meminta kepada nonmuslim,'' kata Ketua PMI Cabang Pemalang Drs Hardjito MM, kemarin. Melimpahnya darah itu disebabkan oleh adanya pengedropan darah sumbangan dari beberapa pihak. Di antaranya dari PLN Pemalang 183 bag (kantong) dan PT DJarum Kudus 153 bag sehingga persediaan seluruhnya sekitar 400 bag. Menurut penuturannya, jumlah persediaan darah sebanyak itu mampu melayani kebutuhan masyarakat yang cukup tinggi. Setiap bulan kebutuhan darah itu mencapai 700 bag. Kekurangan darah biasanya diambilkan dari bank darah (daftar nama pendonor) atau mencari ke luar daerah. Tingkat permintaan darah yang tinggi itu karena di Pemalang terdapat lima rumah sakit dan sejumlah rumah bersalin. Dari pasien sejumlah rumah sakit itulah permintaan darah ke PMI menjadi banyak sekali. Yang menonjol biasanya terjadi pada pasien melahirkan. Seperti diketahui, angka kematian ibu melahirkan cukup tinggi di Pemalang. Untuk menutupi kekurangan, jelas dia, perlu ditingkatkan kegiatan donor darah karena jika masyarakat enggan melakukan donor maka PMI akan selalu kekurangan darah. Dia membantah bahwa di PMI darah dijualbelikan. Yang terjadi sebenarnya, masyarakat hanya mengganti biaya pengolahan sesuai dengan SK Gubernur. Tentang kegiatan HUT Ke-59 PMI, PMI Pemalang telah melakukan berbagai kegiatan antara lain penyuluhan ke-PMI-an di beberapa kecamatan, bantuan uang kepada korban musibah kebakaran, dan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kekeringan. Bantuan uang untuk korban kebakaran diberikan di Belik, Pulosari, Watukumpul, Moga, dan Warungpring. Sementara itu bantuan air bersih diberikan di Kecamatan Belik untuk Desa Gombong dan Belik sebanyak 10 tangki/rit. Di Kecamatan Pulosari sebanyak 20 rit untuk Desa Pulosari, Siremeng, Batursari, Pegenteran, Penakir, Gunungsari, dan Clekatakan. (sf-74n) |