| Sabtu, 16 Oktober 2004 | INTERNASIONAL |
Pejabat LDP Kecam Kebijakan KerryTOKYO - Orang nomor dua di partai berkuasa Jepang mengkritik keras kebijakan tentang Korut yang dilontarkan John Kerry, kandidat presiden dari Partai Demokrat AS. Pejabat partai Jepang itu mengatakan dia berharap Presiden AS George W Bush akan terpilih lagi. Komentar-komentar tersebut muncul sehari setelah PM Junichiro Koizumi berpidato, yang memberikan kesan bahwa dia lebih suka Bush menang dalam pemilihan presiden AS 2 November mendatang. ''Saya kira akan ada masalah jika Presiden Bush tidak terpilih lagi,'' kata Sekjen Partai Demokrat Liberal (LDP) Tsutomu Takebe dalam suatu acara radio, seperti dilaporkan kantor berita Kyodo. ''Misalnya, Kerry ingin menangani masalah Korut secara bilateral. Kita kini berada di era multilateralisme,'' kata Takebe. Dia mengacu pada perundingan enam negara yang melibatkan Korut, Korsel, Jepang, AS, China, dan Rusia, mengenai ambisi nuklir Korut. Bush mengesampingkan perundingan bilateral dengan Pyongyang. Namun Kerry mengatakan, diplomasi bilateral bisa dilakukan. Ditanya wartawan tentang pemilihan presiden AS, Koizumi mengatakan Kamis lalu: ''Saya sangat dekat dengan Presiden Bush. Jadi saya ingin dia melakukan yang terbaik.'' Rakyat Pilih Kerry Koizumi berusaha menenangkan kehebohan itu, kemarin. ''Karena hubungan Jepang dan AS sangat penting, tidak ada masalah siapa yang bakal menjadi presiden Amerika kelak. Saya kira, kita akan tetap mempertahankan dan mengembangkan hubungan kita,'' katanya. Namun banyak rakyat biasa Jepang lebih suka Kerry yang terpilih. Jajak pendapat yang diterbitkan oleh harian Asahi Shimbun yang berhaluan liberal kemarin menunjukkan 51 persen responden ingin Senator Massachusetts tersebut menang, sedangkan 30 persen mendukung presiden AS saat ini. Cheney Marah Sementara itu Wapres AS Dick Cheney dan istrinya marah kepada Kerry karena menyebut-nyebut putri mereka yang lesbi saat debat calon presiden ketiga dan terakhir di Tempe, Arizona. Kerry membela diri dengan mengatakan bahwa dirinya tidak bermaksud menyerang, melainkan berusaha menyatakan hal yang baik tentang bagaimana keluarga Cheney menghadapi masalah tersebut. Dalam sesi debat yang berlangsung Rabu malam waktu setempat, Kerry menyinggung soal putri Cheney, Mary, ketika ditanya apakah homoseksualitas merupakan pilihan. ''Kita semua anak-anak Tuhan,'' kata Kerry. ''Dan saya pikir jika kalian ingin membicarakan putri Dick Cheney, yang seorang lesbi, dia akan mengatakan dia adalah dirinya seperti apa adanya. Dia dilahirkan seperti itu. Menurut saya jika kalian bicara dengan seseorang, itu bukan pilihan,'' tambah kandidat presiden Demokrat itu. Adapun Presiden Bush dalam debat tersebut menyatakan bahwa dirinya tidak tahu apakah homoseks merupakan pilihan atau tidak. (rtr-ben-46) |