SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Kamis, 14 Oktober 2004

TEHERAN - Menlu Iran Kamal Kharrazi mengingatkan, Uni Eropa tidak bisa memaksa Iran mengorbankan haknya untuk memperkaya uranium. Pernyataan itu merupakan pukulan bagi upaya-upaya Uni Eropa (UE) untuk menghentikan proses tersebut dan mengurangi kekhawatiran bahwa Teheran tengah mengupayakan bom nuklir.

SEATTLE - Seorang gadis 17 tahun selamat delapan hari setelah mobilnya mengalami kecelakaan dan jatuh terguling masuk jurang sedalam 200 kaki. Para dokter mengatakan, gadis tersebut mungkin diselamatkan oleh dehidrasi yang dialaminya. Kondisi itu mencegah meluasnya pembekuan darah di otaknya.

BAGDAD - Saddam Hussein, mantan presiden Irak, menjalani operasi hernia di sebuah rumah sakit yang dikelola AS di dalam lingkungan Zona Hijau Bagdad, dua pekan lalu. Dia kini telah sepenuhnya sembuh, ungkap seorang pejabat militer AS, Rabu.

JAKARTA - Faridah Abdullah yang membuat geger dengan skandal seksnya di New York, meminta Pemerintah Indonesia melindungi keluarganya di Sumbawa. Menurut dia, keluarganya telah diintimidasi oleh pihak tertentu.

KOTA GAZA - Helikopter tempur Israel menembakkan rudal dekat sebuah rumah di Jalur Gaza utara, Rabu kemarin. Serangan itu menewaskan seorang gerilyawan Hamas. Bentrokan senjata terjadi menjelang fajar, saat tank-tank Israel menerobos masuk lebih dalam ke kota Beit Lahiya yang dihuni warga Palestina, sebagai bagian dari ofensif militer dua minggu untuk memadamkan serangan roket gerilyawan ke kota-kota Israel di tapal batas.

PHNOM PENH - Sebagai penari balet klasik terlatih, Pangeran Norodom Sihamoni akan membutuhkan seluruh kekuatan, ketangkasan, dan keanggunannya saat dia nanti beralih dari kafe-kafe dan konservatori-konservatori di Paris ke istana dan kehidupan politik di negara asalnya, Kamboja.

BANGKOK - Gerilyawan di Thailand selatan melancarkan serangan bersenjata yang menewaskan seorang sersan polisi dan seorang kapten purnawirawan polisi, Rabu kemarin.

BEIJING - China menolak tawaran damai Presiden Taiwan Chen Shui-bian, Rabu lalu. Beijing menuduh Chen hanya berpura-pura untuk meredakan ketegangan.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA