| Kamis, 14 Oktober 2004 | PANTURA |
Pipa Transmisi Rusak Aliran PDAM Crat-critBREBES - Kerusakan pipa transmisi Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Jateng di wilayah Bumijawa, Kabupaten Tegal menyebabkan pelanggan PDAM Brebes kemarin mengeluh karena aliran air yang masuk rumah crat-crit. Kondisi serupa dialami pelanggan air di PDAM Kota Tegal dan Slawi. Pipa transmisi yang rusak di Desa Benda Kecamatan Bumijawa itu kini sedang dalam perbaikan petugas PDAB Jateng. Perbaikan diperkirakan membutuhkan waktu tiga hari, (12-14 Oktober). Sabtu (16/10) diperkirakan sudah normal kembali. Beberapa pelanggan PDAM Brebes mengatakan, tersendatnya aliran air ke rumah itu menyebabkan mereka harus membeli air. Mereka membeli air untuk kebutuhan minum dan memasak. "Selama satu hari kemarin, saya terpaksa membeli air kepada pedagang air keliling," ujar seorang pelanggan asal Desa Sigambir. Air tersebut, kata Daryunah, dibeli dengan harga Rp 700 per jerigen. Padahal untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, setiap hari rata-rata membutuhkan dua jerigen. "Karena aliran macet, saya terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air. Padahal uang belanja pas-pasan," katanya. Dia juga mengatakan, untuk mencuci dan mandi, sementara ini dia mengambil di sumur tetangga. Kepala Bagian Pelangan PDAM Brebes Sa'roni mengatakan, tersendatnya aliran air ke pelanggan itu disebabkan oleh kerusakan pipa transmisi. Sesuai dengan pemberitahuan PDAB Jateng lewat surat No 690/44/x/ 2004, pihaknya sudah memberitahukan kepada pelanggan melalui RSPD dan radio swasta lain. Air Bawah Tanah Dia mengungkapkan, jatah air dari PDAB Jateng tidak seluruhnya menggaggu pelanggan air di Kabupaten Brebes. Sebab, aliran PDAB yang diperoleh dari sumber air Kaligiri Sirampog hanya diperuntukkan bagi pelanggan air Kota Brebes, sebagian wilayah Kecamatan Jatibarang, Wanasari, Bumiayu, dan Tonjong. Adapun untuk wilayah kecamatan lain menggunakan sumber air dari air bawah tanah. Sa'roni juga menjelaskan, kerusakan pipa transmisi itu tidak berpengaruh luas karena PDAM Brebes mempunyai IPA (instalasi pengolahan air) di Kedungtukang, Kecamatan Jatibarang. Dari IPA tersebut dengan debit 25 liter per detik dapat menyuplai sebagian pelanggan Kota Brebes. Pelanggan dari Kecamatan Wanasari disuplai dengan air bawah tanah yang berada di Desa Wanacala. Perbaikan pipa transmisi itu diperkirakan membutuhkan waktu tiga hari. Untuk itu, sambil menunggu perbaikan, para pelanggan diimbau untuk sabar menunggu. Sementara ini untuk kebutuhan air minum, dari PDAM memberikan bantuan air bersih kepada pelanggan. "Untuk mengatisipasi adanya kekurangan air, kami akan melakukan pengedropran air kepada para pelanggan yang sifatnya mendesak," katanya. Untuk itu, para pelanggan saat ini diminta menunggu sampai perbaikan selesai. (wn-90n) |