| Kamis, 14 Oktober 2004 | NASIONAL |
Ketua PKS Jateng Akan MundurSEMARANG-Menyusul langkah Presiden PKS Hidayat Nurwahid, Ketua Umum DPW PKS Jateng Muhammad Haris menyatakan tidak lama lagi akan mengundurkan diri dari jabatannya. Langkah Haris yang kini duduk sebagai anggota DPRD Jateng itu mengikuti Hidayat yang mundur dari Presiden PKS setelah terpilih sebagai Ketua MPR RI. Haris menyatakan, pada prinsipnya akan mengikuti semangat Hidayat Nurwahid untuk segera mundur dari jabatannya di partai. Posisi Ketua Umum DPW PKS Jateng akan dipegang oleh pejabat sementara, sampai ada keputusan dalam musyawarah wilayah (muswil). Muswil akan digelar tahun depan. ''Saya akan segera menyiapkan segala sesuatu untuk mengundurkan diri sebagai ketua umum. Kemungkinan pekan kedua Ramadan digelar pleno DPW PKS Jateng untuk pengunduran diri kami,'' ungkapnya, kemarin. Posisi ketua umum diserahkan kepada pejabat sementara. Soal nama pejabat sementara itu, dia enggan menyebutkan, karena masih menunggu hasil pleno DPW. Ditanya apakah tujuh anggota dari PKS Jateng juga akan mengundurkan diri setelah terpilih sebagai anggota DPRD Jateng, dia mengatakan, cukup dirinya saja. Dengan pengunduran diri itu, dia berharap bisa mengemban tugas yang lebih baik sebagai anggota legislatif. Selain itu, kinerja DPW PKS Jateng tidak terganggu oleh kesibukan kadernya yang terpilih sebagai anggota Dewan. ''Anggota Dewan memiliki tugas berat,'' tuturnya. Alasan lainnya, untuk memberikan wacana kepada publik bahwa anggota Dewan tidak bisa maksimal ketika merangkap sebagai ketua partai politik. ''Kami ingin bisa berbuat semaksimal mungkin sebagai anggota Dewan, dengan tidak terganggu tugas-tugas di partai,'' ungkapnya. Tujuh anggota PKS yang duduk sebagai anggota DPRD Jateng memiliki jabatan di partainya. Selain Haris adalah Abdul Fikri Faqih, Kamal Fauzi, R Sukotjo, Agus Abdullatif (keempatnya Ketua Daerah Dakwah DPW PKS), Mahfud Mahmud (Ketua Bidang Pembinaan Kader), dan Siti Aisyah (Ketua Deputi Jaringan Lembaga Wanita).(G1-69t) |