logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 14 Oktober 2004 NASIONAL
Line

Anggota DPRD Sidak Menggunakan Mikrolet

MALANG- Beberapa anggota DPRD Kota Malang melakukan inspeksi mendadak untuk memantau makanan dan minuman, terutama mendekati bulan Puasa dan Lebaran, menggunakan angkutan umum (mikrolet).

Pemantauan harga dilakukan di berbagai pasar modern dan tradisional. Sasaran mereka juga ke beberapa pusat perbelanjaan. Tiga anggota DPRD yang melakukan pemantauan tersebut, Ansar A (PKS), Asmuri (PDI-P), dan Nurwachid (PKB), mengaku tidak punya mobil. Karena itu, mereka menggunakan angkutan umum.

Hasil pemantauan di beberapa supermarket ditemukan beberapa barang yang kadaluwarsa. Ditemukan pula berat yang tercantum dalam kemasan kantong beras tidak sesuai dengan jumlah setelah ditimbang. Ketiga anggota DPRD itu menemukannya di Bazaria Ramayana. "Katanya berat 5 kg, tapi ternyata hanya 4,9 kg," ujar Asmuri.

Menurut Johan Junaidi, Kepala Counter Bazaria Ramayana, beras punel cianjur itu dari pemasok, sehingga pihaknya akan konfirmasi kepada mereka. "Penimbangan yang biasa kami lakukan secara total, tidak satu per satu," katanya.

Di Hero ditemukan beberapa barang yang kadaluwarsa. Menurut Samiadji yang mewakili Manajer Hero, barang-barang kadaluwarsa secepatnya ditarik dari peredaran. Adapun dari hasil pemantauan tim gabungan Muspida Kota Malang di beberapa pasar tradisional ditemukan banyak barang kadaluwarsa dan rusak, di antaranya orson, roti, dan wafer. (jo-83t)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA