logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 14 Oktober 2004 SEMARANG
Line

TKI Asal Kendal Meninggal di Malaysia

KENDAL - Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI), Ahmad Yuli (35), asal RT 5 RW 1, Desa Kalirandugedhe, Kecamatan Cepiring, Kendal meninggal di Selangor, Malaysia. Penyebab kematiannya belum diketahui secara pasti.

Namun menurut informasi yang diterima keluarganya, Ahmad meninggal akibat mengidap tumor di bawah kedua telinganya.

''Ahmad meninggal pada Minggu (10/10). Kabar ini saya terima melalui telepon Solichin yang juga adik Ahmad. Keduanya sama- sama bekerja di Malaysia. Ahmad meninggal setelah sakit tumor sejak dua bulan lalu,'' papar Kumaedi (31), adik kandung korban, saat ditemui di rumah orang tuanya di RT 6 RW 2, Desa Damarsari, Cepiring, kemarin.

Kumaedi menambahkan, hingga kemarin pihak keluarga masih menunggu kedatangan jenazah Ahmad. ''Kemungkinan besar jenazahnya tak dikirim ke kampung halamannya. Kami tidak memiliki cukup biaya untuk membawa pulang.''

Korban merantau dan bekerja sebagai buruh bangunan di Selangor sejak sekitar sembilan bulan lalu. Dia berangkat bersama rekan sekampungnya tanpa melalui PJTKI.

Korban adalah anak kedua dari enam bersaudara pasangan Ismun (alm) dan Ny Sakdiyah (60), warga RT 6 RW 2, Desa Damarsari. Namun sejak beberapa tahun ini Ahmad menetap dan tinggal di RT 5 RW 1, Desa Kalirandugedhe.

Di desa ini dia tinggal bersama istri, Ny Sutinah dan dua anaknya.

Kepala Desa Kalirandugedhe Adi Subeno menjelaskan, Ahmad Yuli berangkat ke Malaysia tanpa memberitahu pemerintah desa.

''Diduga kuat Ahmad berangkat menjadi TKI ke Malaysia secara tidak resmi. Hal ini biasa dilakukan oleh belasan warga kami. Mereka pada umumnya menjadi TKI karena dibawa oleh rekan atau kerabat yang lebih dulu merantau di sana. Kemungkingan pula mereka datang ke negara tujuan dengan visa kunjungan.'' (G15-91n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA