| Kamis, 14 Oktober 2004 | SEMARANG |
KPU Bahas Anggota DPRD yang BermasalahSALATIGA - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Salatiga Muh Fauzi Arkan SAg MAg mengakui adanya sejumlah anggota DPRD Salatiga produk pemilu 2004 yang masih dipermasalahkan masyarakat. Hal itu akan menjadi pelajaran bagi KPU berikutnya untuk lebih selektif dalam menyaring para calon legislatif (caleg) dalam pemilu mendatang. ''Secara hukum, syarat administrasi yang telah diajukan para caleg tersebut telah sah. Namun ada masyarakat yang menganggap beberapa syarat yang diajukan mereka asli tapi palsu (aspal) sehingga dipermasalahkan,'' ujar dia, kemarin. Namun, jika memang ditemukan pelanggaran hukum dalam proses tersebut, sudah ada pihak yang lebih berkompeten untuk mengusutnya, yakni aparat penegak hukum. Meski sulit menganulir proses seleksi tersebut secara hukum, kata dia, KPU berusaha melakukan hal yang terbaik. Selain membahas anggota DPRD yang bermasalah, dalam pertemuan antar-KPU se-Jateng di Baturaden, Purwokerto juga akan dibicarakan proses pemilihan kepala daerah (pilkada) yang direncanakan melibatkan KPU pula. ''Pokoknya, semua yang telah dan akan dilakukan KPU akan dibahas,'' tandas Fauzi. Sementara itu, terkait dengan pilkada yang akan dilaksanakan di Kota Salatiga, Fauzi berkeyakinan pihaknya mampu melaksanakan seperti pelaksanaan pemilu dan pilpres sebelumnya. Bila dilaksanakan seperti pada pemilu lalu, biaya yang dikeluarkan Pemkot Salatiga relatif cukup besar. (H2-91n) |