logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 14 Oktober 2004 BUDAYA
Line

Lula Kamal Pilih Bercerai

SATU lagi artis yang memilih memutuskan tali perkawinan yang telah dibina sekian lama. Lula Kamal kemarin menyampaikan niat untuk menggugat cerai suaminya, dr Ismail yang kini masih menempuh studi lanjutan di Malaysia.

''Kalau dibilang sedih, menyesal, ya pasti. Tapi ternyata itu tidak bisa kami miliki, karena memasuki tahun kedua perkawinan perselisihan sudah mulai dirasakan dan terus terjadi hingga akhirnya kami memutuskan untuk bercerai setelah tiga tahun berumah tangga,'' terang Lula Kamal, yang siang kemarin terlihat tegar dan tenang menghadapi wartawan.

''Sekarang saya bisa tenang karena seluruh keluarga bisa memahami keputusan kami itu. Baik dari keluarga saya maupun keluarga mantan suami saya,'' urainya.

Lula sendiri mengaku setelah pembicaraan pada Januari lalu, ia meminta sang suami untuk tidak menjatuhkan talak melalui telepon ataupun email karena berada di negara yang berlainan.

''Meskipun katanya itu juga sudah bisa, tetapi saya maunya talak dijatuhkan secara langsung. Akhirnya 13 Mei lalu, suami saya terbang ke London dan menjatuhkan talak kepada saya. Artinya secara agama kami sudah bercerai Mei lalu,'' tuturnya.

Studi Lanjut

Lula sendiri selama setahun terakhir menempuh studi S2 di King's College di London, sementara sang suami menempuh S2 di Malaysia.

''Kami menikah November 2000. Seminggu kemudian suami saya harus berangkat ke Surabaya untuk studi karena kita sama-sama tahu bahwa dokter umum saja tidak akan cukup sehingga sudah sepakat bahwa kita masih akan melanjutkan sekolah masing-masing hingga mencapai gelar sebagai dokter ahli. Pada Agustus 2003, dia berangkat ke Malaysia dan Desember 2003 saya ke London,'' ungkapnya.

Presenter yang mengaku kapok main sinetron itu menyebut ketidakcocokan sifat-sifat mereka menjadi penyebab utama perceraian itu. ''Mungkin karena masa pacaran yang singkat, hanya 6 minggu. ''Waktu itu karena lagi cinta-cintanya, meski nggak cocok mungkin dipaksain, sampai kemudian kita merasa memang benar-benar tidak cocok. Sama-sama keras, sama-sama ada yang salah. Jadi dua-duanya punya andil dalam perceraian ini,'' tuturnya.

Lula mengaku keduanya sudah berusaha untuk memperbaiki keadaan, sudah ke konsultan perkawinan sudah ke psikolog sudah minta saran keluarga. Tapi semua jalan yang sudah ditempuh itu ternyata tidak juga memperbaiki hubungan mereka.

Ia tidak menampik salah satu penyebab adalah jarak yang selalu memisahkan mereka. ''Sebenarnya bukan faktor utama, karena sejak awal kita menikah sudah sepakat akan melanjutkan sekolah. Jarak bisa jadi justru yang membuat perkawinan kami bisa bertahan sampai tiga tahun, tetapi mungkin juga jarak yang membuat kami tidak bisa saling mencocokkan,'' tutur ibu dari Kyla Tahira (2) ini.

Gugatan cerai sudah didaftarkan Lula ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan Senin (11/10) lalu. ''Yang menggugat cerai memang saya karena kebetulan saya yang pulang ke Tanah Air lebih dulu. Kita memang sepakat, siapa yang pulang duluan yang akan mendaftarkan gugatan cerainya. Jadi tidak masalah,'' katanya. (tn-81)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA