logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 12 Oktober 2004 SALA
Line

Mahasiswa Bawa Sabu-sabu Ditangkap

KLATEN - Satuan Reserse Narkotik (Restik) Polres Klaten berhasil menangkap seorang pemuda yang kedapatan membawa 0,6 gram sabu-sabu di dalam tasnya.

Belakangan dia diketahui bernama Wahyu Nugroho (25), mahasiswa semester VII sebuah universitas swasta di Yogyakarta. Kasus itu terungkap gara-gara pelaku tak menggunakan helm saat membonceng sepeda motor.

''Penangkapan terhadap tersangka sebenarnya hanya kebetulan, yakni ketika petugas menghentikan seorang pengendara sepeda motor yang sama dengan pemboncengnya tidak mengenakan helm" kata Kasat Restik Polres Klaten, AKP I Wayan Sudhita, kemarin.

Menurut Wayan, Sabtu (9/10) sekitar pukul 16.00 lalu aparat lalu lintas yang berjaga di pertigaan Tegalyoso melihat seorang pemuda membawa tas turun dari bus jurusan Yogya-Solo di pertigaan tersebut.

Dia berjalan menghampiri seorang pemuda lain yang telah menanti dengan sepeda motor. Setelah saling menyapa sebentar, mereka kemudian pergi berboncengan menuju Jalan Pemuda. Kepergian kedua pemuda itu menjadi perhatian polisi, karena kedua-duanya tidak memakai helm.

Polisi mencoba menghentikan, tapi mungkin mereka tak mendengar, sehingga polisi mengejarnya. Sesampai di tengah Jalan Pemuda, sepeda motor yang dikendarai kedua pemuda itu dipepet ke tepi jalan dan dihentikan.

Begitu motor berhenti, polisi meminta surat-surat motor dan SIM. Polisi turun dari motor untuk mendekati motor pelaku. Wahyu juga turun dari motor untuk memudahkan temannya mengeluarkan surat-surat. Di luar dugaan, setelah Wahyu turun, temannya kabur melarikan diri dan meninggalkan Wahyu yang sedang berhadapan dengan polisi.

Secara kebetulan, saat itu melintas aparat satuan Restik. Kemudian, aparat Restik itu mendekat dan ikut memeriksa tas yang dibawa Wahyu. Ternyata di luar dugaan, polisi menemukan bungkusan kecil berisi sabu-sabu di dalam tas tersebut.

''Semula dia sempat mengelak, kalau barang itu miliknya. Tapi setelah menjalani pemeriksaan intensif, akhirnya dia mengakui kalau sabu-sabu itu miliknya. Saat ini, kasus tersebut masih dikembangkan,'' kata Wayan.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, teman pelaku yang melarikan diri bersama motornya diduga tidak mempunyai keterlibatan dengan kasus sabu-sabu tersebut. Diperkirakan, dia melarikan diri karena takut ditangkap.

''Tersangka mengaku belum lama mengenal teman yang lari tersebut. Katanya dia adalah teman kuliahnya di Yogyakarta. Tapi sejauh ini belum ada dugaan keterlibatan dia dalam kasus tersebut,'' tandasnya.(F5-80a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA