| Selasa, 12 Oktober 2004 | SALA |
Seniman Usulkan Institusi Kebudayaan ke PemkotBALEKAMBANG - Kalangan seniman Solo mengusulkan kepada Pemerintah Kota Surakarta agar memiliki instansi kebudayaan tersendiri. Sebab selama ini bidang kebudayaan belum dikelola secara otonom dan menjadi bagian dari Dinas Pariwisata Seni dan Budaya (Diparsebud) serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora). "Keberadaan instansi kebudayaan itu sangat penting. Apalagi dalam visi dan misinya Pemerintah Kota Surakarta ingin menjadikan Solo sebagai Kota Budaya," kata ST Wiyono SKar, Koordinator Kerabat Kerja Seniman Muda Surakarta (KKSMS) kemarin. Usulan yang disampaikan itu, lanjut dia, merupakan bagian dari rumusan diskusi panel tentang "Peran Pemerintah Kota terhadap Perkembangan Kesenian Tradisional di Solo". Diskusi digelar KKSMS untuk memperingati HUT Ke-15 berdirinya kelompok tersebut di Taman Balekambang baru-baru ini. Rumusan diskusi selanjutnya diserahkan kepada eksekutif dan legislatif sebagai materi pembahasan agar mendapat perhatian khusus. Perencanaan bidang kebudayaan di jajaran Pemkot, menurut dia, selama ini belum jelas. Sebab bidang tersebut menjadi tugas Diparsenibud juga tugas Dinas Dikpora. Meski demikian dalam Diparsenibud tidak terdapat subdinas kebudayaan. Sementara itu Dinas Dikpora yang tidak menyandang nama kebudayaan, malah memiliki subdinas kebudayaan. "Ini yang membuat fungsi kedua dinas itu tidak jelas." (sri-92i) |