logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 12 Oktober 2004 PANTURA
Line

LINTAS PANTURA

Penghargaan Penyelenggara Pemilu

TEGAL- PWI Perwakilan Pekalongan, Rabu (13/10) besok, sekitar pukul 19.30 akan memberikan penghargaan kepada penyelenggara pemilu, baik KPU maupun Panwas s-Eks Karesidenan Pekalongan di rumah makan Sari Laguna, Jalan Yos Sudarso Kota Tegal. Pemberian penghargaan tersebut, menurut Ketua PWI Pekalongan Agus Wijanarko, merupakan pengakuan bahwa penyelenggaraan pemilu, khususnya di wilayah Karesidenan Pekalongan, berjalan baik. "Data penilaian tersebut kami peroleh dari wartawan yang meliput di daerah masing-masing," katanya. Kegiatan itu akan dimeriahkan seniman Eko Tunas yang menampilkan monolog "Tuma".(G12-14i)

Tasyakuran Plaza Hotel Tegal

TEGAL - Plaza Hotel Tegal kemarin mengadakan tasyakuran atas pengoperasian hotel tersebut. Hotel berbintang tiga dengan pelayanan kelas berbintang empat itu lewat acara tersebut resmi dibuka untuk penginapan umum. Ganeral Manager Plaza Hotel Leopold Tambingon SE mengatakan, hotel yang dikelolanya mempunyai 89 kamar dengan tarif terjangkau. Lokasi hotel di tempat strategis Jl Dr Wahidin Soediro Husodo 2 Kota Tegal. Fasilitas yang tersedia, ruang rapat ber-AC, gedung pertemuan dengan kapasitas 500 orang, ruang business center, kamar khusus pengantin. Fasilitas hiburan yaitu kafe/bar grande dan karaoke dengan sound system modern. Pengunjung dapat mengoperasikan sendiri karaoke termasuk memilih lagu. (wh-14e)

Kasatlantas Tinjau Jalur Alternatif

BUMIAYU - Untuk mengantisipasi kemacetan di jalur utama Purwokerto-Tegal, khususnya di wilayah Bumiayu, Kasatlantas Polres Brebes AKP R Ramdhon Natakusuma melakukan pengecekan di beberapa simpul kemacetan antara Paguyangan - Tonjong, serta jalur alternatif Bumiayu.

"Kami akan membuat enam pos pengamanan khusus di jalur alternatif Bumiayu untuk memperlancar arus mudik dan arus balik," tandasnya. Untuk mengamankan lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri, Natal, dan Lebaran, pihaknya akan mengerahkan 380 personel lalu lintas. (on-74)

Malam Nanti Pentas Seni

BATANG-Dalam rangka memperingati HUT ke-11, SDN 7 Kauman Kecamatan Batang menggelar berbagai acara. Mulai pameran hasil karya siswa hingga pentas seni. "Hasil karya siswa antara lain berbagai alat peraga penunjang pembelajaran mata pelajaran. Semua itu dibuat oleh anak-anak sendiri," ujar YMT Kepala SDN 7 Kauman Sukardi SPd, kemarin.

Acara itu diresmikan Bupati Bambang Bintoro pada Senin malam. Lalu, pentas seni, asalh satunya berupa pameran lukisan, antara lain coretan gambar anak-anak kelas I. Selain itu, kegiatan juga akan dimeriahkan pentas pembacaan sinopsis. Pada Selasa malam nanti antara lain dipentaskan sinopsis Bawang Putih dan legenda terjadinya Rawa Pening dalam cerita Baru Klinting. "Kami mengundang masyarakat Batang menyaksikan kiprah dan kepandaian murid-murid SDN 7 Kauman dalam mengekspresikan diri," ujar Sukardi SPd didampingi Supardi SH MSi dari Komite Sekolah. (ar-14e)

Puluhan Botol Miras Disita

BREBES - Menjelang Ramadan, Polres Brebes meningkatkan volume operasi pekat (penyakit masyarakat). Dalam operasi yang digelar kemarin, petugas kembali berhasil menyita minuman keras (miras) berbagai merek di warung milik Kaspi (46), warga Desa Cikeusal RT 6 RW 2, Kecamatan Ketanggungan.

Menurut petugas, operasi di warung Kaspi dilakukan setelah ada laporan dari masyarakat bahwa tempat itu sering digunakan untuk mabuk-mabukan. karena itu, warga setempat sering resah.

Beberapa waktu lalu, warga pernah mengingatkan kepada pemilik warung untuk tidak menyediakan barang haram tersebut. Namun teguran itu tidak diabaikan. Terbukti, ketika petugas menggerebek tempat tersebut, masih ditemukan puluhan botol miras.

Kapolres Brebes, AKBP Drs Bambang Purwanto SH MSi melalui Kaurbinops Sabhara, Ipda Wagito mengatakan, masyarakat yang mengetahui adanya peredaran miras hendaknya tidak segan melaporkan ke polisi.

"Diketahuinya penjualan miras di warung Kaspi, adalah atas laporan warga. Setelah dicek, ternyata benar, warung itu menyimpan miras," katanya.

Dari penggerebekan yang dilakukan, pihaknya menemukan miras berbagai merek. Bahkan ditemukan minuman jenis brangkal 10 liter yang dikemas di dua jerigen besar.(wn-14a)

Nenek Tewas, Korban Tabrak Lari

BATANG-Seorang nenek sekitar pukul 01.00 Senin dini hari kemarin di temukan tewas. Dia diduga menjadi korban tabrak lari di sekitar jalan raya pantai utara wilayah hukum Polres Batang. Polisi sampai siang kemarin belum mengetahui jati diri korban karena tidak ditemukan satu pun kartu identitas.

Korban yang diperkirakan berusia 65 tahun saat kejadian sedang berjalan kaki melalui tepi Jalan Slamet Riyadi dari barat ke timur. Pada saat itu banyak bus antarkota antarprovinsi dari Jakarta yang lewat. Diduga nenek itu terserempet bus dan tewas di tempat kejadian dengan luka di kepala dan tubuhnya.

Jenazah wanita tua malang itu akhirnya dibawa RSUD Kalisari sekitar pukul 02.00. Korban mengenakan baju kebaya bercorak bunga-bunga dengan bawahan jarit putih. Rambutnya beruban, gigi ompong, dan bertinggi badan sekitar 150 cm.

"Masyarakat yang kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut dapat menghubungi kamar jenazah RSUD. Pihak rumah sakit akan memberikan kesempatan kepada anggota masyarakat 2 x 24 jam. Selewat batas waktu itu, jenazah nenek tanpa identitas tersebut akan dimakamkan," ujar Kepala Instalasi Kamar Jenazah RSUD Kalisari, Linggis. (ar-14e


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA