logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 12 Oktober 2004 OLAHRAGA
Line

Matthaeus Sebut Klinsmann ''Pembunuh''

BERLIN - Pelatih Jerman Juergen Klinsmann adalah seorang "pembunuh berdarah dingin". Pernyataan itu dilontarkan mantan kapten Jerman Lothar Matthaeus sehubungan dengan tindakan Klinsmann memecat pelatih kiper tim nasional (timnas) Sepp Maier.

"Juergen mengambil sikap dengan cara darah dingin," kata Matthaeus. "Dia pembunuh, dulu di lapangan dan sekarang di DFB (Persatuan Sepak Bola Jerman-Red). Tak ada rasa kemanusiaan," ungkap Matthaeus di Munich, kemarin.

Maier yang merangkap sebagai pelatih kiper untuk timnas dan Bayern Munich sejak 1988, dipecat, Minggu lalu, karena perang mulut dengan penjaga gawang Jens Lehmann sebelum Jerman bertanding melawan Iran. Dua bulan lalu, Klinsmann memarahi dia untuk kasus yang sama.

Klinsmann mengatakan, Oliver Kahn dan kiper Arsenal Lehman akan langsung menempati tugasnya untuk Piala Dunia 2006. Pengganti Maier kemungkinan Andreas Koepke yang merupakan rekan setim Klinsmann pada Piala Eropa 1996.

Maier diberhentikan karena dinilai pengganti Rudi Voeller itu sebagai pelobi bagi Kahn. Klinsmann ingin memberikan kesempatan yang sama buat Kahn dan Lehmann.

''Tusukan'' Matthaeus itu sepertinya menjadi puncak perselisihan di antara mereka. Matthaeus dan Klinsmann sudah bersaing sejak sama-sama aktif membela Tim Panser.

Matthaeus tentu dendam terhadap rivalnya itu, setelah DFB memilih Klinsmann sebagai pengganti Voeller seusai Euiro 2004.

Berani Bersikap

Sejak dipercaya menangani Tim Panser, Klinsmann yang akrab disapa Klinsi, memang berani bersikap. Dalam urusan teknis, dia tak mau diganggu siapa pun termasuk para petinggi DFB.

Dalam memilih asisten pelatih, dia menunjuk Joachim Loew dan Oliver Bierhoff. Loew adalah mantan pelatih VfB Stuttgart, klub yang membesarkan Klinsi. Sementara Bierhoff dipilih karena faktor kedekatan dan merupakan rekan setim yang sukses merebut Piala Eropa 1996.

Pemberhentian Maier sebagai pelatih kiper adalah tindakan terakhir paling berani yang dilakukan Klinsi. Sebelumnya, dia menolak Leverkusen sebagai basis latihan timnas untuk menghadapi Piala Dunia 2006. Klinsi ingin memilih tempat latihan sendiri tanpa mau dicampuri DFB.

Bekas striker Inter Milan dan Tottenham Hotspur ini juga mencopot ban kapten dari lengan Kahn dan dialihkan pada Michael Ballack.

Akankan Kahn kehilangan posisinya sebagai kiper nomor satu?

''Saya akan memberikan kesempatan yang sama buat Kahn dan Lehmann. Namun saya hanya mau memilih yang terbaik sebagai nomor satu,'' ungkap Klinsi.

Dari survei terakhir, 51% meyakini Kahn (35) akan digusur Lehmann (34). Sementara 18% masih percaya Kahn akan tetap menjadi kiper utama di Piala Dunia 2006.

Di masa kepemimpinan Voeller, Kahn terus dipercaya kendati kiper Bayern Munich itu diterjang skandal perselingkuhan. Di bawah Klinsi, Lehmann tampaknya mendapat angin. Apalagi dalam uji coba melawan Iran, Sabtu lalu, dia tampil sangat meyakinkan. (rtr,A7-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA