logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 12 Oktober 2004 OLAHRAGA
Line

David Coulthard Tidak Siap Pensiun

SUZUKA- Meski prestasi balapnya di lintasan Grand Prix Formula Satu (F1) tahun ini seret, pembalap asal Inggris David Coulthard ternyata tidak memiliki rencana untuk pensiun setelah musim balap tahun ini berakhir di Sao Paulo, Brasil.

Coulthard memang harus meninggalkan timnya, McLaren-Mercedes setelah GP Brasil, dan hingga kini belum mendapatkan tim lain. Dia bahkan belum bisa memastikan apakah akan terjun ke ajang lomba GP F1 tahun depan. Namun Coultahrd akan terus membalap, meski seandainya harus duduk di luar sirkuit selama satu tahun untuk mencari tim baru.

"Saya tidak siap untuk pensiun," katanya. "Saya akan mencoba dan mendapatkan tim untuk lomba balap tahun depan. Jika tidak mendapatkannya, saya akan mencoba untuk tahun berikutnya."

Coulthard kembali tampil terseok-seok di tim McLaren pada musim balap tahun ini. Dia bahkan tersingkir dari ajang GP Jepang hari Minggu lalu, setelah bertabrakan dengan pembalap Ferrari, Rubens Barrichello. Akibatnya, hingga seri ke-14 itu, dia cuma mampu berada di posisi sembilan dari 20 pembalap.

"Kejadian itu sangat mengecewakan. Dalam dua tahun terakhir ini saya secara keseluruhan mengalami kekecewaan," kata Coulthard, yang pernah memenangi 13 lomba balap F1. "Tapi suatu saat Anda harus menerima situasi seperti ini."

Dia telah dihubungi untuk pindah ke BAR-Honda jika penyeberangan Jenson Button ke BMW-Williams benar-benar terjadi. Nasib Jenson Button sendiri kemungkinan baru bisa diputuskan Jumat (15/10) depan oleh komite kontrak kerjasama FIA, yang akan bertemu di Milan, Italia. Kepindahan Jenson tidak mulus karena dia melakukan kontrak secara diam-diam dengan tim barunya.

Kesempatan

"Saya berpikir punya kesempatan ke sana (BAR). Saya memiliki keinginan, komitmen dan kemampuan untuk berkompetisi," kata Coulthard, yang terakhir kali juara di Melbourne pada awal musim balap tahun 2003. "Tetapi sampai kini saya belum menandatangani kontrak untuk musim balap tahun depan. Saya berharap Brasil tidak akan menjadi grand prix terakhir saya."

Coulthard berjanji akan melakukan apa saja yang bisa dilakukannya untuk meyakinkan bahwa dia masih layak berada di sirkuit pada musim balap tahun depan. Pembalap berusia 33 tahun itu, yang berada di tim McLaren sejak 1996, mengeluhkan kekurangan dukungan dari tim tersebut pada musim balap tahun ini.

"Saya tidak mengatakan tim berlawanan dengan saya. Ini alamiah, mereka melakukan investasi demi masa depan mereka," katanya.

Klasemen 10 besar pembalap GP F1

1. Michael Schumacher (Jerman) 146 poin

2. Rubens Barrichello (Brasil) 108

3. Jenson Button (Inggris) 85

4. Fernando Alonso (Spanyol) 54

5. Juan Pablo Montoya (Kolombia) 48

6. Jarno Trulli (Italia) 46

7. Kimi Raikkonen (Finlandia) 37

8. Takuma Sato (Jepang) 31

9. David Coulthard (Inggris) 24

10. Giancarlo Fisichella (Italia) 22

(rtr,F3,ant-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA