| Selasa, 12 Oktober 2004 | EKONOMI |
SEKILAS EKONOMIBPR Miliki Peran PentingWONOGIRI- Dalam struktur industri perbankan nasional, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sebagai salah satu jenis bank, memegang peranan sangat penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian nasional. Khususnya di bidang pembiayaan sektor Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM), yang memegang peran penting dalam menggerakkan perekonomian rakyat. Penegasan ini, Sabtu (9/10), dikemukakan oleh Pimpinan Bank Indonesia (BI) Solo, dalam sambutannya yang dibacakan Indra Cahya, bersamaan dengan upacara HUT Ke 13 dan sekaligus peresmian gedung baru Kantor BPR-BKK (Badan Kredit Kecamatan) Jatiroto Kabupaten Wonogiri. ''Ke depan, pemberdayaan BPR dan sektor UMKM perlu dilakukan secara simultan, agar kedua sektor ini dapat saling melengkapi, bekerjasama dalam kemitraan yang solid dan bersifat mutualisme,'' tegasnya. BI Solo mencatat, dari 14 BPR di Kabupaten Wonogiri merupakan bagian dari total BPR se eks Karesidenan Surakarta yang berjumlah 139 BPR. Memiliki total aset Rp 71,84 miliar atau sekitar 6,97% dari total aset BPR se Surakarta yang mencapai Rp 1,03 triliun. Mampu menyalurkan kredit Rp 60,44 miliar atau 7,63% dari total penyaluran kredit BPR se Surakarta Rp 791,74 miliar. (P27-82) Garuda Tambah 46.810 Tempat Duduk JAKARTA- Sebagai upaya mengantisipasi lonjakan arus penumpang menghadapi liburan Lebaran, Natal dan Tahun Baru, Garuda melaksanakan penambahan kapasitas 46.810 tempat duduk pada 14 rute penerbangan (8 rute domestik dan 6 rute regional), dengan perincian 28.756 tempat duduk dipersiapkan menghadapi Lebaran (11- 22 November 2004), dan 18.054 tempat duduk menghadapi Natal dan Tahun Baru (22 Desember 2004 - 3 Januari 2005). Demikian keterangan Kepala Komunikasi Perusahaan PT Garuda Indonesia Pujobroto, semalam. Penambahan kapasitas 46.810 tempat duduk itu dilaksanakan melalui dua cara. Pertama, meningkatkan jumlah frekuensi penerbangan (extra flight). Kedua, mengubah jenis armada yang dioperasikan dengan armada yang lebih besar. (bn-82) |