| Selasa, 12 Oktober 2004 | BUDAYA |
Maria dan Sulhadi Juara Baca PuisiSEMARANG-Siapa bilang, mahasiswa Semarang hanya bisa baca puisi saat unjuk rasa? Siapa bilang mereka tidak peduli terhadap dunia sastra, seperti baca puisi? Buktinya, saat Lomba Baca Puisi Porseni Mahasiswa Rayon I Kopertis Wilayah VI Jateng di IKIP PGRI Semarang beberapa waktu lalu, 30 mahasiswa dari 18 perguruan tinggi swasta mampu menunjukkan kebolehan mereka sebagai pembaca puisi berbakat. Kesan mereka sebagai peserta lomba bahkan hampir tidak tampak. Menurut Ketua Panitia Drs Harjito, lomba itu antara lain untuk lebih memperkenalkan dunia sastra, khususnya puisi kepada mahasiswa. Juga untuk mencari bibit pembaca puisi yang andal. "Selama ini Semarang hanya mengenal penyair yang sudah mapan. Kegiatan ini merupakan ajang yang tepat untuk menemukan bibit baru itu," jelas dosen IKIP PGRI Semarang itu. "Agar objektif, kami mendatangkan juri lomba dari luar IKIP PGRI." Dewan Juri yang terdiri atas Victor Rusdiyanto, Drs Mukh Doyin MSi, dan Drs Tavif Rudiyanto akhirnya memutuskan Maria Lourdes AK (ASM ST Maria) dan Sulhadi (Udinus) sebagai juara I putri dan putra. Juara II dan III putri Utami Hidayati (IKIP PGRI) dan Siti Farah Maharani (STT Ronggolawe). Juara II dan III putra Sketsa Damar Prabowo (STIE Stikubank) dan Kodrat (IKIP PGRI). (D18-81) |